
Dinamika mengejutkan melanda kancah industri pertahanan Eropa setelah Pemerintah Jerman secara resmi mengumumkan pembatalan total megaproyek pembangunan armada fregat F126 (Niedersachsen class). Seperti yang pernah diulas sebelumnya oleh Indomiliter.com, F126 Class awalnya diproyeksikan menjadi kapal perang terbesar Angkatan Laut Jerman (Deutsche Marine) sejak era Perang Dunia II dengan rencana pembangunan enam unit kapal. (more…)

Tertuang dalam dokumen strategi maritim “Marine 2035+”, Angkatan Laut Jerman (Deutsche Marine) memiliki misi jangka panjang untuk memperluas kemampuannya jauh melampaui perairan regional (Green Water Navy). Dan salah satu elemen peningkatan kekuatan adalah dengan membangun delapan unit fregat kelas berat, yang dari aspek persenjataan dan bobot sudah menyamai destroyer. (more…)

Angkatan Laut Jerman begitu kuat semasa Perang Dunia Kedua, bukan hanya armada kapal selam, aset kapal permukaannya pun sangat disegani sekutu, seperti halnya Bismarck class battleship yang bobotnya mencapai 50.000 ton. Namun begitu Jerman kalah perang, maka kekuatan ofensif armada perangnya diubah menjadi defensif dengan bobot kapal perang dan persenjataan yang dibatasi dalam struktur kerja sama NATO. (more…)