
Tak sembarang jet tempur dapat ‘mengabdikan’ kemampuannya di NASA (National Aeronautics and Space Administration). Selain F-15 Eagle, jet tempur bermesin ganda yang juga sejak lama dioperasikan oleh NASA adalah F/A-18 Hornet. Dan ada kabar bahwa NASA telah mendapatkan varian lebih baru F/A-18D, setelah sebelumnya sejak tahun 1997 mengoperasikan varian yang lebih lawas, F/A-18B. (more…)

Pembaca yang budiman tentu pernah mendengar tentang insiden tabrakan di udara antara F-15D Eagle dan A-4 Skyhawk di atas Gurun Negev, Israel, pada tahun 1983. Meski dalam kondisi sayap tidak utuh, bahan bakar tiris, serta kehilangan kendali, F-15 dengan afterburner berhasil mendarat darurat dengan pilot selamat tanpa cidera. Nah, serupa tidak sama, rupanya juga pernah terjadi pada jet tempur F/A-18 Hornet milik AL Amerika Serikat. (more…)

Diatas kertas jelas F-5E Tiger kalah telak bila diadu dengan jet tempur sekelas F/A-18 Hornet. Mulai dari elektronik, navigasi, dan sistem senjata Hornet jauh lebih unggul. Tapi dalam kondisi pertempuran nyata, terutama saat keduanya harus beradu dog fight, segala kemungkinan bisa terjadi. Ditangan pilot tempur yang handal, bernyali tinggi, serta lihai bermanuver, masih ada kemungkinan bagi F-5E untuk melibas F/A-18 Hornet. (more…)