Seperti kami beritakan sebelumnya, di pameran pertahanan International Defence Exhibition and Conference (IDEX) 2023 (20 – 24 Februari) di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, untuk pertama kalinya Rusia dan Ukraina sejak pecah perang, memamerkan persenjataannya dalam satu event (beda paviliun) Yang menarik, kedua negara sama-sama menawarkan produk andalan, yakni drone kamikaze (loitering munition). (more…)
Lantaran keterbatasan kas negara, maka program pengadaan alutsista umumnya didatangkan melalui dana pinjaman asing. Tentu tak sembarang pinjam dana, melainkan harus terlebih dahulu dianalisa dan mendapatkan persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), maklum pinjaman dana asing sama artinya dengan menambah beban hutang negara. (more…)
Drone luncurkan rudal sudah biasa, tapi teknologi terus berkembang, dan kini saatnya drone luncurkan drone. Bukan sekedar konsep, melainkan sudah sukses dalam pengujian. Seperti belum lama, General Atomics Aeronautical Systems, manufaktur drone tempur (UCAV) asal Negeri Paman Sam, meluncurkan “Eaglet” dari drone tempur MQ-1C Grey Eagle. (more…)
Bila kualitas yang jadi acuan, kebanyakan negara mungkin mengidamkan pembelian drone tempur/kombatan – Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV) ke Amerika Serikat dan Israel. Namun, sudah barang tentu urusan kualitas harus dinomerduakan, pasalnya AS dan Israel punya standar dan aturan ketat untuk penjualan drone tempur. Negara dengan kocek besar belum tentu mendapat izin membeli drone dari dua negara itu. Dan saat itulah, Cina muncul sebagai pemasok alterlatif, yang kini dinobatkan sebagai eksportir UCAV terbesar di dunia. (more…)
Selain menggenjot pengadaan alutsista dengan cara impor, termasuk lewat cara beli bekas, Yunani yang berkonflik dengan Turki, tak melupakan upaya untuk mengembangkan alutsista di dalam negeri, terutama di segmen drone tempur – Unmanned Combat Aerial Vehicle (UCAV). Persisnya, Negeri Para Dewa belum lama ini telah mengumumkan proyek drone tempur buatan dalam negeri pertamanya, Grypas. (more…)
Bombardier Recreational Products (BRP) adalah perusahaan asal Kanada, namun BRP punya status sebagai induk Rotax, yakni manufaktur mesin asal Austria. Dan ketika drone kombatan (UCAV) Mohajer-6 produksi Iran berhasil ‘ditangkap’ oleh pasukan Ukraina di Laut Hitam pada 22 Oktober 2022, maka bola panas pun bergulir. (more…)
Meski militer Rusia dikabarkan mengalami sejumlah ‘kegagalan’ dalam operasi tempurnya di Ukraina. Namun, ada catatan yang menarik tentang kemampuan peperangan elektronika (electronic warfare/EW) dari militer Negeri Beruang Merah. Di mana penggelaran unit EW Rusia diwartakan mampu membingungkan sistem jaringan elektronik yang digunakan Ukraina, khususnya pada gangguan pengoperasian drone dalam jumlah besar, yang pada fase awal telah mengejutkan pada komandan pasukan Ukraina. (more…)
Setelah kabar sukses penerbangan perdana drone tempur Bayraktar Kizilelma, menutup akhir pekan ini ada kabar spektakuler lagi dari Turki, dimana Baykar Makina dan Roketsan berkolaborasi dalam meluncurkan calon senjata pamungkas untuk drone tempur (UCAV) Bayraktar Akinci, persisnya untuk pertama kalinya Negeri Ottoman berhasil meluncurkan rudal supersonik udara ke permukaan. (more…)
Lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan, yakni pada tahun 2023, Baykar Makina pada hari Rabu, 14 Desember lalu akhirnya berhasil melakukan uji terbang perdana pada prototipe drone tempur Bayraktar Kizilelma. Penerbangan perdana (maiden flight) ini cukup mengejutkan, pasalnya baru sepuluh hari sebelumnya dilakukan uji take-off (hanya beberapa detik) di landasan pacu di Akinci Flight Training and Test Center di provinsi Tekirdag. (more…)
Kilas balik ke Januari 2020, saat itu kami mewartakan kehadiran prototipe drone buatan Cina yang tak lazim, selain berukuran besar, drone dari basis Tengden TB001 ini hadir dengan tiga mesin turboprop, menjadikan payload dan daya jelajah drone ini yang terdepan di kelas drone MALE (Medium Altitude Long Endurance). (more…)