
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) dilaporkan tengah menjajaki opsi untuk menawarkan pesawat serang ringan dan pengintai terbaru mereka, L3Harris/Air Tractor OA-1K Sky Warden, sebagai alternatif bagi pemerintah asing yang awalnya berminat memboyong jet tempur legendaris A-10 Thunderbolt II bekas pakai. (more…)

Hari ini 53 tahun lalu, bertepatan dengan 10 Mei 1972, menjadi momen penting dalam jagad pesawat tempur dengan kemampuan Close Air Support (CAS), yakni dengan penerbangan perdana A-10 Thunderbolt II produksi Fairchild Republic. Penerbangan pertama ini dilakukan oleh prototipe YA-10A, yang merupakan versi percobaan A-10 di Fairchild Air Force Base di Washington, Amerika Serikat. (more…)

Selain jet tempur Rafale produksi Dassault Aviation, jet tempur ringan (taktis) FA-50 Fighting Eagle produksi Korea Aerospace Industries (KAI) didapuk sebagai produk pesawat tempur dengan penjualan gemilang di sepanjang tahun 2022, apalagi KAI berhasil meraih kontrak jumbo untuk memasok FA-50 ke Polandia. Terlepas dari desain kompak dengan teknologi canggihnya, FA-50 juga dilirik salah satunya karena punya kemampuan close air support dan dogfight yang relatif baik. (more…)

Bila kita cermati, saat ini elemen CAS (close air support) di lingkungan TNI AU dan TNI AD sudah cukup meningkat dari segi kualitas. Selama tiga dekade belakangan, dukungan BTU (Bantuan Tembakan Udara) di lingkup operasi TNI kebanyakan masih bersandar pada senjata jenis kanon, bom, dan roket. Kini meski secara kuantitas masih terbatas, elemen BTU yang dimuntahkan dari pesawat tempur dan helikopter TNI sudah merujuk pada kehadiran sosok rudal. (more…)