
Masih satu keluarga dengan BMP-3F Korps Marinir, militer Rusia kini sedang bersiap menerima jenis ranpur baru, dan kabarnya ranpur ini akan diikutkan dalam parade Hari Kemenangan Rusia di Moskow pada 9 Mei 2020. Ranpur yang dimaksud adalah BMP-3M Dragun (Dragoon), jenis IFV (Infantry Fighting Vehicle) yang menggunakan sistem kendali penembakan berteknologi kecerdasan buatan (Artificial intelligence). Kabarnya, selain BMP-3M Dragun, yang ikut dalam parade 9 Mei adalah BMP-3 varian kanon hanud (Derivatsiya-PVO). (more…)

Platform ranpur dari basis BMP-3 serasa tak ada ‘matinya,’ lantaran ada begitu banyak varian ranpur jenis ‘baru’ yang dirilis dari kendaraan amfibi ini. Setelah kondang sebagai Infantry Fighting Vehicle (IFV), self propelled mortar (2S31 Vena), Sprut-SDM1 dan ranpur APC (BT-3F), di Army 2019 yang berlangsung akhir Juni lalu, Rusia kembali memperkenalkan wujud BMP-3 dalam varian ranpur peluncur rudal Short Range Air Defence (SHORAD) 9M340. (more…)

Platform ranpur BMP-3 boleh dikata sebagai yang paling populer dalam jagad pengembangan alutsista Rusia saat ini. Selain diwujudkan sebagai IFV (Infanfry Fighting Vehicle) BMP-3F seperti yang digunakan Korps Marinir, keluarga BMP-3 juga sukses diadaptasi sebagai APC amfibi (BT-3F), self propelled mortar system (2S31 Vena), airborne light tank (Sprut-SDM1), dan unmanned combat ground vehicle (Udar). Nah selain turunan BMP-3 di atas, ternyata tank ini juga telah diwujudkan ke dalam jenis self propelled anti aircraft gun (SPAAG). (more…)

Boleh dibilang platform ranpur amfibi BMP-3 cukup sukses di pasar ekspor maupun di dalam negeri Rusia. Setelah meluncur dalam wujud IFV (Infantry Fighting Vehicle) BMP-3F, kemudian ada SPM (Self Propelled Mortar) 2S31 Vena, dan terakhir dalam wujud APC (Armoured Personnel Carrier) BT-3F, kini BMP-3 dikembangkan sebagai robot tempur yang dioperasikan tanpa awak, semua serba otomatis dalam proyek “Udar” Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). (more…)