Tidak seperti kedatangan F-35A Lightning II pada Aero India 2023 yang sebatas dipamerkan statis dan demo udara, maka secara mengejutkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari terakhir pameran dirgantara Aero India 2025 (14/2/2025) mengumumkan penawaran jet tempur stealth tersebut ke India. (more…)
Sebagai negara adidaya, Amerika Serikat sudah punya langkah strategis untuk melindungi wilayah daratan utamanya. Ibarat ‘bermain api’ di banyak palagan, maka AS telah mempersiapkan beragam skenario terburuk, salah satunya bila musuh-musuh AS di seluruh dunia akan menyerang dengan rudal balistik antarbenua secara bersamaan. (more…)
Dengan pengaruh dan aliansinya di Indo Pasifik, Amerika Serikat memiliki banyak basis (pangkalan) militer di kawasan Indo Pasifik. Meski begitu, sebuah laporan menyebut bila pangkalan udara (lanud) AS di Indo Pasifik terlalu mudah untuk dilumpuhkan dalam serangan awal dari Cina. (more…)
Lobi Washington tidak hanya merestui penjualan 24 jet tempur F-16 Fighting Falcon dari Denmark ke Argentina, lain dari itu, lampu hijau telah diberikan kepada Argentina untuk memborong persenjataan dan paket ground support untuk jet tempur terkait. (more…)
Sebagai sekutu ring satu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, sudah barang tentu pasokan arsenal untuk Israel adalah “is the best” yang diberikan Washington. Dengan kebijakan standar ganda khas AS di kawasan tersebut, salah satunya diperlihatkan dengan izin penjualan jet tempur F-35 Lightning II hanya kepada Israel di kawasan Timur Tengah. (more…)
Tak ada yang meragukan kemampuan lobi Yahudi dalam mempengaruhi kebijakan politik dan pertahanan Amerika Serikat, terlebih dalam kondisisi ‘kepepet’ atas konflik terbukanya dengan Iran. Setelah pada bulan April lalu Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant meminta percepatan pengiriman 25 unit jet tempur F-15EX produksi Boeing, maka ada kabar lanjutan bahwa Israel kian menekan Washington, kali ini dengan meminta pengalihan slot produksi F-15EX. (more…)
Secercah harapan untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) terhadap masa depan militer udara mereka melalui Program Next Generation Air Dominance (NGAD) generasi ke-6 kini mulai membuahkan hasil. Setelah melakukan revisi besar-besaran, kini masa depan USAF terlihat lebih nyata untuk direalisasikan dan ternyata bisa lebih ramah di kantong. (more…)
Ketegangan militer Rusia dan Amerika kembali memanas setelah pesawat tempur multirole Rusia, Sukhoi Su-35 melakukan manuver headbutt terhadap burung besi milik Angkatan Udara AS (USAF), F-16 pada 23 September 2024 silam di daerah Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Alaska. Tentu saja, manuver ini dinilai sangat membahayakan baik untuk pihak Rusia dengan Su-35-nya dan pihak Amerika dengan F-16-nya.
Sepintas, pesawat ini mirip dengan Antonov An-225 Mriya, yang membedakan hanya bagian tails-nya saja. Dari segi fungsi, pesawat ini juga sama-sama didapuk sebagai pesawat kargo udara. Ya, Lockheed C-5 Galaxy merupakan pesawat angkut militer besar bersayap tinggi yang digunakan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) untuk keperluan angkut-angkut kargo strategis. (more…)
Setelah mewujudkan kerja sama pertahanan dalam pembangunan kapal selam bertenaga nuklir (AUKUS class), maka tiga negara anggota pakta pertahanan AUKUS (Australia, Inggris dan Amerika Serikat), kini mewujudkan berkolaborasi dalam pengembangan sistem terpadu pada drone tempur (UCAV). Persisnya kemitraan ketiga negara mencapai tonggak penting dengan keberhasilan uji coba drone berteknologi kecerdasan buatan atau AI (Artificial Intelligence). (more…)