
Perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan terkemuka asal Perancis, Safran, mengumumkan rencana ambisius untuk memproduksi sebanyak 1.400 unit bom pintar terpandu dari keluarga AASM (Armement Air-Sol Modulaire – Air-to-Ground Armament) Hammer (Highly Agile Modular Munition Extended Range) sepanjang tahun 2026. (more…)

Upaya penguatan sistem pertahanan udara terintegrasi Indonesia kembali mencatat pencapaian strategis yang sangat krusial. Pada tanggal 18 Mei 2026, bertempat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pabrikan pertahanan asal Perancis, Thales, secara resmi menyerahkan dua unit pertama radar pengawas udara jarak jauh Ground Master (GM) 403 kepada TNI AU. (more…)