Setelah lama dinanti, akhirnya ada kejelasan tentang rencana akuisisi kapal pemburu/sapu ranjau – Mine Countermeasures Vessels (MCMV) Frankenthal Class dari Jerman. Maklum, sejak Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melakukan penandatanganan kontrak untuk desain dan pembangunan kapal penyapu ranjau pada Januari 2019, lantas berita akuisisi kapal pemburu ranjau penerus Tripartite Class ini tak terdengar lagi. (more…)
Selain rencana akuisisi 15 jet tempur Eurofighter Typhoon milik AU Austria, dalam sebulan belakangan perhatian publik juga terarah pada kabar minatnya Indonesia pada frigat Bremen Class milik AL Jerman. Lantaran tinggal tersisa satu unit Bremen Class yang aktif – F214 Lübeck, maka pertaruhan Indonesia jika benar-benar ingin membeli adalah pada frigat yang akan dipensiunkan AL Jerman pada tahun 2021 tersebut. (more…)
Melanjutkan kabar seputar frigat Bremen Class yang bisa jadi benar-benar diakuisisi oleh Indonesia, maka sebagaimana alutsista bekas pakai, tentu semua ada plus-minusnya. Dan berkaca dari pengalaman mendatangkan kapal perang bekas pakai di era Orde Baru, dimulai dari korvet Claud Jones, frigat Tribal Class dan frigat Van Speijk, berikut ada beberapa hal yang bisa dirangkum bila kelak Bremen Clsss hadir sebagai arsenal Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL. (more…)
Sebelum dioperasikan secara penuh, guna menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran, setiap kapal selam, apa pun jenisnya perlu melakukan serangkaian uji coba, sebut saja yang kerap di dengar, collapse diving depth, nominal diving depth hingga maximum diving depth, seperti yang belum lama dijalankan PT PAL dalam Sea Acceptance Test (SAT) KRI Alugoro 405. Namun di luar itu, ternyata ada solusi yang lebih aman dan hemat biaya dalam rangkaian pengujian kapal selam. (more…)
Sebuah kapal selam milik AL Jerman dilaporkan baru-baru ini mengalami insiden kebocoran, kapal selam yang dimaksud adalah U-33 (S183) dari 1st Submarine Squadron yang bermarkas di Eckernförde. U-33 adalah bagian dari Type 212A Class yang diproduksi oleh Howaldtswerke-Deutsche Werft GmbH (HDW), yaitu galangan yang juga memproduksi kapal selam Type 209 Cakra Class TNI AL. (more…)