
Berlangsung dalam sebuah upacara di Wuchang Shipbuilding Industry Group (WSIG) di Shuangliu Base, Wuhan, pada hari Jumat lalu diwartakan telah meluncurkan kapal selam pertama dari delapan unit Hangor class yang dipesan Pakistan. Dari beberapa pemberitaan, Hangor class disebut sebagai kapal selam diesel listrik yang canggih, dan kapal selam ini dirancang khusus untuk kebutuhan Pakistan yang punya status sebagai sekutu Cina di kawasan Asia Selatan. (more…)

Setelah meluncurkan unit kedua dan ketiga kapal selam Type 218SG (Invincible Class) Pesanan Singapura – RSS Impeccable dan RSS Illustrious, pada 13 Desember 2022, dan dimana Angkatan Laut Singapura kini telah menerima unit perdana Invincible class – yaitu RSS Impeccable pada 20 Juli 2023, dan pada 22 April 2024, Galangan Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) di Kiel, Jerman, kembali meluncurkan unit keempat kapal selam Type 218SG, RSS Inimitable. (more…)

Setelah menimbang berbagai penawaran, pemerintah Belanda akhirnya telah memutuskan desain dan galangan yang akan membangun kapal selam generasi mendatang, yakni sebagai pengganti empat unit kapal selam Walrus class yang rencana penggantiannya telah digulirkan sejak tahun 2019. Persisnya, Belanda memilih desain dari Perancis untuk kapal selam diesel listrik yang mampu meluncurkan rudal jelajah Tomahawk. (more…)

Pada bulan Agustus lalu, Spanyol menawarkan paket pengadaan dua kapal selam berikut pembangunan pangkalannya ke Filipina. Dan hal itu telah menarik perhatian publik di Asia Tenggara, terlebih pada yang ditawarkan, yakni sosok kapal selam berteknologi air-independent propulsion (AIP) S-80 Plus class (aka – Isaac Peral class). Meski terbilang canggih, ada ganjalan dalam pemasaran kapal selam ini, yakni saat ditawarkan, belum satu pun S-80 Plus class yang dioperasikan secara resmi oleh Angkatan Laut Spanyol. (more…)

Secara kuantitas belum ada negara di Asia yang mampu menandingi kekuatan kapal selam Cina. Meski begitu, Angkatan Laut Sang Naga punya tandingan serius dari Angkatan Laut India. Merasa mendapat tekanan atas kehadiran armada kapal perang Cina di Samudera Hindia, maka Angkatan Laut India memproyeksikan setidaknya untuk memiliki 24 unit kapal selam diesel listrik. (more…)

Meski teknologi persenjataan yang dibangun oleh Cina sudah sedemikian modern, namun, ada batu sandungan dalam produksi mesin kapal selam diesel listrik, yang mana pasar ekspor belum memberikan kepercayaan pada kualitas mesin kapal selam buatan Cina. Hal ini ditegaskan oleh Thailand yang secara resmi menunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, atas proyek pengadaan kapal selam berteknologi AIP (Air Independent Propulsion) S26T class (Yuan class) yang dibangun China Shipbuilding and Offshore International Company (CSOC). (more…)

Meski pengadaan kapal selam Scorpene class telah tertuang dalam nota kesepahaman, bahkan antar manufaktur, yakni Naval Group dan PT PAL Indonesia, telah menyepakati kerja sama pembangunan unit kapal selam di Surabaya. Namun, kontrak efektif untuk pengadaan dua unit Scorpene class belum juga berjalan, apakah yang membuat akuisisi kapal selam Perancis ini terasa alot? (more…)

Bagi Korea Selatan, Polandia adalah kunci untuk meraih sukses dalam pemasaran alutsista di pasar Eropa. Setelah pada tahun 2022 sukses meraih kontrak pengadaan beragam alutsista senilai lebih dari US$14,5 miliar dari Polandia, maka Negeri Ginseng kian percaya diri untuk menawarkan jenis alutsista lain yang belum pernah dilakukan untuk pasar eropa, yakni kapal selam diesel listrik dengan teknologi Air Independent Propulsion (AIP). (more…)

Serval class P-750B Small Attack Submarine, desainnya telah diperkenalkan Malakhit Design Bureau pada Army 2020. Meski baru dalam tahap desain, kapal selam non nuklir Rusia ini telah mendapat perhatian global, pasalnya Serval class yang dari segi tampilan lebih kecil dari Kilo class, ditenagai mesin turbin gas dan mengadopsi teknologi Air-independent propulsion (AIP). (more…)

Pamor Spanyol sebagai negara produsen kapal selam diesel listrik nyaris tak terdengar, kalah gaung dari Jerman, Perancis, Korea Selatan, bahkan oleh Turki sekalipun. Namun, kabar bahwa Spanyol menawarkan paket pengadaan dua kapal selam berikut pembangunan pangkalannya ke Filipina, telah menarik perhatian publik di Asia Tenggara, terlebih pada yang ditawarkan, yakni sosok kapal selam berteknologi air-independent propulsion (AIP) S-80 Plus class (aka – Isaac Peral class). (more…)