Dua kapal perang Armada Pasifik Rusia dari jenis destroyer pada hari Minggu (22/10/2023) sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, dan secara resmi menjadi tamu kehormatan Lantamal 5 Koarmada II. Kedua kapal perusak itu adalah Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548, yang melakukan pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski bukan pertama kalinya berlayar ke Indonesia, namun kehadiran destroyer dengan kemampuan anti kapal selam ini menarik untuk dicermati, khususnya dari persenjataan dan tonasenya yang besar. (more…)
Meski teknologi persenjataan yang dibangun oleh Cina sudah sedemikian modern, namun, ada batu sandungan dalam produksi mesin kapal selam diesel listrik, yang mana pasar ekspor belum memberikan kepercayaan pada kualitas mesin kapal selam buatan Cina. Hal ini ditegaskan oleh Thailand yang secara resmi menunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, atas proyek pengadaan kapal selam berteknologi AIP (Air Independent Propulsion) S26T class (Yuan class) yang dibangun China Shipbuilding and Offshore International Company (CSOC). (more…)
Setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memberi lampu hijau bagi militer Israel untuk menggelar serangan darat ke Gaza guna menghancurkan Hamas, maka eskalasi di Timur Tengah diprediksi bakal kian membara, terlebih Israel telah melayangkan ancaman akan melakukan serangan ke Iran bila Hizbullah ikut bergabung dalam perang darat. (more…)
Terlepas dari perang di Ukraina, industri pertahanan Rusia sejak CAATSA (Countering America’s Adversaries Through Sanctions Act) disahkan oleh Presiden AS Donald Trump pada 2 Agustus 2017, maka mulai mendapat tekanan serius, khususnya dalam upaya ekspor persenjataan. Yang mana posisi Rusia kala itu adalah pengekspor persenjataan kedua terbesar di dunia setelah AS. (more…)
Rostec State Corporation, konglomerat industri yang dimiliki pemerintah Rusia, belum lama ini mengumumkan self propelled howitzer (SPH) 2S35 Koalitsiya-SV 152 mm telah menuntaskan fase pengujian oleh negara, dan jadwal produksi massal akan dimulai. Yang menarik dari 2S35 Koalitsiya-SV, bahwa spesifikasinya seolah ‘diturunkan’, dan tuntasnya pengujian pada SPH ini terjadi 10 tahun sejak prototipe diluncurkan pada tahun 2013. (more…)
Mantap Jadi Blue Water Navy, Korea Selatan punya roadmap serius dalam pengembangan kapal induk. Setelah mengoperasikan dua unit kapal induk helikopter Dokdo class (ROKS Dokdo LPH-6111 dan ROKS Marado LPH-6112), Korea Selatan juga mempersiapkan kapal induk untuk menampung jet tempur stealth F-35B Lightning II yang secara khusus punya kemampuan SVTOL (Short Take-off and Vertical Landing). (more…)
Buntut dari konflik antara Hamas dan Israel, membuat perhatian para donatur persenjataan Ukraina terbelah. Meski begitu, Presiden Ukraina Zelenskyy punya strategi untuk mempertahankan perhatian dan dukungan Barat, salah satunya dengan serangan rudal balistik taktis MGM-140 ATACMS (Army Tactical Missile System) yang dipasok secara diam-diam oleh AS, yang telah digunakan untuk menyerang pangkalan udara (lanud) Rusia. (more…)
Mampu melesat cepat dengan manuver tinggi, menjadikan jet ski ideal digunakan dalam mendukung beberapa misi pasukan khusus. Namun, bagaimana bila jet ski yang sejatinya adalah skuter air berukuran kecil yang digunakan untuk dua orang berboncengan, dilengkapi persenjataan? Tentu sah-sah saja, tapi bisa dibayangkan betapa sulit pengoperasiannya, mengingat hentakan jet ski terbilang tinggi. (more…)
Berstatus sebagai jet tempu ringan, FA-50 Fighting Eagle dengan populasi 60 unit kini menjadi penempur lapis kedua di arsenal Angkatan Udara Korea Selatan – Republic of Korea Air Force (RoKAF). Menyadari bahwa penempur ini punya peran penting bagi pertahanan udara nasional, plus laris dalam pasar ekspor, maka sejumlah upgrade menjadi berkah tersendiri bagi eksistensi FA-50. Seperti dalam aspek persenjataan, FA-50 bakal lebih lethal karena nantinya mampu meluncurkan rudal jelajah KEPD-350 Taurus. (more…)
Setelah menuntaskan First High Speed Roll Test atau uji coba melaju (di darat) dengan kecepatan tinggi yang pertama pada 13 Oktober 2023. Maka masih di bulan yang sama, Bakyar Makina kembali merilis informasi terbaru dalam pengembangan drone tempur (UCAV) sayap lipat Bayraktar TB3, yakni dengan telah tuntasnya fase uji takeoff dan landing. (more…)