Melanjutkan artikel sebelumnya tentang RPK-3 Metel, yakni rudal jelajah anti kapal selam yang menjadi ikon senjata di kapal perusak (destroyer) Udaloy class Armada Pasifik Rusia, maka pada artikel ini dikupas tentang apa yang dibawa oleh RPK-3 Metel, yaitu torpedo ringan yang akan dilepaskan (dijatuhkan) oleh rudal Metel saat berada di sekitar area sasaran. (more…)
Saat tulisan ini diposting, dua kapal perusak (destroyer) Armada Pasifik Rusia – Admiral Tributs 564 dan Admiral Panteleyev 548 (Udaloy class) sedang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, yakni dalam misi pelayaran jarak jauh di kawasan Asia Pasifik. Meski punya kemampuan peperangan anti serangan udara, anti permukaan dan anti kapal selam, namun, titik berat kemampuan Udaloy class adalah untuk mengadapi kapal selam, khususnya kapal selam NATO. (more…)
Menteri Pertahanan Nasional Polandia, Mariusz Błaszczak, mengumumkan kedatangan dua pesawat serang ringan FA-50PL baru di pangkalan udara Okęcie di Warsawa, menandai langkah signifikan lainnya dalam memperkuat kemampuan pertahanan udara Polandia. (more…)
Dari beragam rudal hanud (pertahanan udara) yang dipasok ke Ukraina, maka yang paling tua adalah rudal hanud jarak menengah MIM-23 Hawk, maklum rudal ini meluncur perdana pada tahun 1960. Setidaknya ada empat peluncur MIM-23 Hawk yang telah dikirim dari Spanyol ke Ukraina. Lantaran usianya yang telah sepuh, maka menjadi tanda tanya, apakah rudal hanud legendaris dari era perang dingin ini mampu dioperasikan secara optimal oleh Ukraina? (more…)
Selain menciptakan bencana kemanusiaan yang dahsyat, serangan Israel yang membabi buta ke wilayah Gaza di Palestina, rupanya juga punya potensi menganggu keselamatan navigasi penerbangan di sekitaran Laut Mediterania Timur. Pasalnya sejak militer Israel melakukan serangan balasan ke basis Hamas, Negeri Yahudi itu juga menerapkan zona pembatasan akses GPS di wilayah konflik. Dalam hal ini kuat dugaan bahwa Israel telah melakukan apa yang disebut ‘Spoofing’ GPS. (more…)
Buntut dari perang di Gaza Palestina, Israel telah mengancam untuk menyerang Iran bila Hizbullah yang dibina dan dipersenjatai Iran, melibatkan diri dalam perang darat bersama Hamas. Namun, bukannya ciut pada ancaman Negeri Zionis, justru belum lama ini Iran merilis peluncuran drone bertenaga jet Karrar, yang berhasil membetot perhatian, lantaran Karrar dipersenjatai rudal udara ke udara berpemandu infrared AD-08 Majid. (more…)
Bila Hanwha Ocean kini fokus menawarkan kapal selam ke Kanada, Polandia dan Filipina, maka unit usaha Hanwha lain, yakni Hanwha Defense, juga sedang mengembangkan varian terbaru dari keluarga ranpur lapis baja roda rantai Infantry Fighting Vehicle (IFV) K-21 yang diberi label Korean Mobile Protected Firepower (K-MPF), yang desainnya diperlihatkan dalam pameran pertahana ADEX 2023 di Seoul. (more…)
Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal (Foto: Istimewa)
Berita yang satu ini mungkin ibarat promosi gratis bagi SZ DJI Technology Co., Ltd, khususnya setelah Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal mengatakan bahwa negaranya sangat bergantung pada drone DJI buatan Cina untuk kebutuhan militer. Lebih fantastis, Shmyhal menyebut Ukraina secara efektif membeli 60 persen pasokan drone quadcopter DJI Mavic series secara global. (more…)
Untuk pertama kalinya militer Israel merilis rekaman video penggunaan Iron Sting dalam serangan melawan Hamas di Gaza. Dikembangkan dan diproduksi oleh Elbit Systems, Iron Sting adalah amunisi berupa mortir pintar kaliber 120 mm berpemandu laser dan GPS (Global Positioning System). Diklaim punya presisi tinggi, Iron Sting digadang ideal untuk operasi peperangan di perkotaan dengan meminimalkan risiko kerusakan tambahan. (more…)
Dari segi pamor, jet tempur FA-50 Fighting Eagle bisa disebut sebagai kebanggaan untuk Korea Aerospace Industries (KAI), pasalnya penempur ringan tersebut tak hanya sukses diadopsi di dalam negeri, melainkan juga menuai order untuk pasar ekspor, terlebih sejumlah upgrade avionik, sistem radar dan persenjataan, menjadikan FA-50 kian bertaji. (more…)