Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) atau agensi Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Litbang AS) menunjuk lima operator satelit dan 11 organisasi untuk menggarap proyek space-based adaptive communications node (Space-BACN). Proyek ini nantinya akan membuat seluruh satelit yang ada untuk dapat saling ‘berkomunikasi’.
Siapa sangka, rupanya diam-diam Cina ikut mengincar keberadaan pesawat intai peringatan dini atau Airborne Warning and Control System (AWACS) milik Angkatan Udara Bela Diri Jepang. Lewat sebuah foto satelit diperlihtkan mockup Boeing 767 AWACS yang berada di tengah gurun Xinjiang, Cina Barat Laut. Dilanjutkan dengan investigasi dari citra foto satelit oleh PlanetLabs, pada 2 Juli 2022, diketahui mockup pesawat AWACS tersebut masih utuh berada di lokasi. Namun, yang mengejutkan pada foto satelit yang diambil pada 13 Juli 2022, diketahui mockup pesawat tersebut sudah dalam kondisi hancur. (more…)
Sebuah postingan dari akun Twitter @ArmedForcesUkr pada 18 April lalu telah membuat geger, pasalnya postingan tersebut menyebut bahwa Google Maps telah membuka foto rincian yang disebut sebagai lokasi dan fasilitas militer penting Rusia. Akun Twitter itu mengklaim bahwa sebelumnya foto-foto itu ‘diburamkan’ oleh Google karena bagian dari area sensitif. (more…)
Selain Rusia, rupanya Cina kerap menggunakan spoofing GPS, yaitu teknik untuk mengacaukan koordinat GPS di suatu area. Bjorn Bergman, seorang analis dari SkyTruth mengungkapkan bahwa setidaknya ada 20 lokasi di dekat pantai Cina, dimana spoofing GPS terjadi dengan GNSS [Global Navigation Satellite System] untuk lokasi kapal yang beroperasi di daerah tersebut diganti dengan koordinat palsu. (more…)
Kemampuan Rusia dalam melakukan jamming tak bisa dianggap sebelah mata, pihak Barat sejak beberapa tahun paham betul bahwa aksi jamming Rusia mampu mengacaukan deteksi radar pada pesawat intai AWACS (Airborne Warning and Control System) sampai ‘membutakan’ deteksi imaging dari satelit mata-mata. Bahkan pada insiden di Laut Hitam pada pertengahan 2021, Rusia diduga telah melakukan spoofing GPS pada koordinat kapal perang Inggris. (more…)
Meski belum ada dampaknya secara langsung, konflik antara Rusia dan Ukraina dikhawatirkan berdampak sampai luar angkasa, persisnya pada masa depan Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS) yang ikut dipertaruhkan. (more…)
Hari Minggu lalu kawasan semenanjung Korea dikejutkan dengan terdeteksinya peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara ke arah Laut Jepang. Di tengah fokus dunia ke konflik Rusia – Ukraina, maka aksi yang menjadi sorotan Jepang dan Korea Selatan ini terasa tak bergaung. Namun, ada kabar lain yang mengejutkan, bahwa rudal balistik yang diluncurkan dari daerah Sunan di Pyongyang utara, Korea Utara pada Minggu, 27 Februari tersebut berisikan muatan khusus. (more…)
Peperangan elektronika (pernika) atau electronic warfare tak bisa dihindari dalam operasi militer modern. Meski belum ada konfirmasi resmi, ada kabar satelit intai (satelit mata-mata) yang dioperasikan European Space Agency (ESA) yang tergabung dalam Program Copernicus, yakni Sentinel 1A, telah mengalami gangguan pencitraan ketika tengah menyorot suatu area di Donbass, wilayah yang dipersengketakan antara Ukraina dan milisi pro Rusia. (more…)
Seolah kabarnya telah ditelan bumi, Bangsa Indonesia pada beberapa tahun silam sempat punya harapan untuk memiliki satelit komunikasi militer dan pertahanan sendiri, yakni mensajajarkan Indonesia dengan Singapura, Thailand, Malaysia dan Vietnam, yang lebih dulu mempunyai satelit bergenre “militer.” Namun, karena satu dan lain hal, harapan itu kandas. (more…)
Kehilangan dominasi di luar angkasa menjadi mimpi terburuk Washington, betapa tidak, hampir sebagian besar sistem pertahanan udara (hanud) Negeri Paman Sam bertumpu pada elemen yang ada di luar angkasa. Dan belum lama berselang, persisnya pada 15 Novemver 2021, sebuah satelit mata-mata tua era Soviet berhasil dihancurkan oleh Rusia saat masih berada di orbit rendah Bumi. (more…)