Nama GLONASS (Globalnaya Navigatsionnaya Sputnikovaya Sistema) dari Rusia tentu sudah tak asing ditelinga. Bersanding dengan GPS dan Beidou, GLONASS punya asasi yang serupa untuk mendukung fungsi navigasi berbasis satelit untuk keperluan dunia sipil dan militer. Namun, karena punya peran strategis, tak heran bila satelit navigasi punya payload yang dirahasiakan, menjadikan satelit navigasi identik sebagai ‘satelit mata-mata’. Nah, bagaimana dengan GLONASS, yang terlahir di era Perang Dingin? (more…)
Di pertengahan Agustus 2022 lalu, kami mendapat kesempatan bertandang ke Moskow. Di tengah situasi Rusia yang sedang berperang dengan Ukraina, terbesit dugaan bahwa sinyal GPS bakalan sulit untuk diakses di Moskow. Namun, kenyataan menggunakan Google Maps dengan koneksi GPS sangat mudah dan lancar tanpa hambatan sama sekali. (more…)
Operasi militer besar-besaran Rusia di Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari lalu, tidak hanya menggenjot aktivitas militer Negeri Beruang Merah di matra darat, laut dan udara saja, aspek antariksa Rusia ternyata mengalami lonjakan aktivitas yang disebut terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut dirangkum Jamestown Foundation pada 16 Desember lalu, yang menyiratkan peningkatan secara signifikan peluncuran satelit militer Rusia di sepanjang tahun 2022 ini. (more…)
Setelah 10 Oktober lalu meluncurkan satelit navigasi GLONASS (Globalnaya Navigatsionnaya Sputnikovaya Sistema) GLONASS-K1 No. 17 ke orbit rendah Bumi, maka belum lama berselang, tepatnya pada 28 November 2022, roket Soyuz-2.1b kembali meluncur dari Situs 43/3 di Kosmodrom Plesetsk dengan membawa muatan satelit GLONASS-M, atau satelit GLONASS terakhir ke orbit, satelit GLONASS terakhir ini diberi nama Kosmos-2564. (more…)
Bagi Cina, laga Perang Ukraina bisa menjadi pelajaran, khususnya terkait teknologi satelit. Meski Rusia dan Cina mampu melakukan jamming dan spoofing pada GPS (Global Positioning System), namun lain halnya dengan satelit Starlink yang dioperasikan SpaceX. Starlink milik Elon Musk dalam Perang Ukraina, disebut telah membawa kerugian pada militer Rusia. Dan kasus Starlink boleh jadi akan merepotkan bila suatu saat Cina akan melakukan invasi ke Taiwan. (more…)
Masih dari Kosmodrom Plesetsk di bagian barat laut Rusia, setelah sebelumnya meluncurkan roket Soyuz-2.1b pada 10 Oktober 2022 yang membawa satelit GLONASS-K1 No. 17 dan berlanjut pada 15 Oktober 2022 yang meluncurkan roket Angara 1.2 yang membawa satelit rahasia Kosmos 2560, maka dari lokasi yang sama, pada 2 November 2022, roket Soyuz-2.1b kembali meluncurkan wahana ke antariksa. Yang menarik, kali ini roket Soyuz membawa satelit keenam dari sistem peringatan dini generasi terbaru Rusia. (more…)
Australia, negara di selatan Indonesia ini terbilang komprehensif untuk urusan pertahanan. Bukan saja mengantisipasi pada ancaman konvensional dari negara di utara, melainkan Australia sejak lama sudah bersiap merespon ancaman yang berasal dari luar angkasa. Bukan untuk menghadapi alien, melainkan Negeri Benua itu telah beradaptasi untuk melakukan pengamatan pada objek asing di luar angkasa yang berpotensi mengancam kepentingan nasional. (more…)
Terlepas dari kontroversinya, nama Shahed-136 (Geran-2) kini menempati trending topik di jagad drone kamikaze (louitering munition), pasalnya drone produksi Shahed Aviation Industries, Iran, menjadi nama drone kamikaze yang paling banyak disebut dan diberitakan, lantaran Shahed-136 secara masif digunakan Rusia untuk melakukan serangan ke berbagai wilayah di Ukraina. (more…)
Setelah pada 10 Oktober lalu meluncurkan roket Soyuz-2.1b yang membawa satelit GLONASS-K1 No. 17 untuk memperkuat sistem navigasi, maka kurang dari seminggu, yaitu pada hari Sabtu, 15 Oktober 2022, Rusia kembali meluncurkan roket berisi satelit dari Kosmodrom Plesetsk di bagian barat laut Rusia. (more…)
Meski tenaga Rusia tengah terkuras untuk berperang dengan Ukraina, namun pengembangan dunia antariksa terbukti tidak dipinggirkan. Seolah menjawab keraguan bahwa sistem navigasi berbasis satelitnya GLONASS (Globalnaya Navigatsionnaya Sputnikovaya Sistema), kalah akurat dari GPS (Global Positioning Systems) milik Amerika Serikat. Belum lama ini, yakni pada 10 Oktober 2022, Rusia diwartakan telah berhasil meluncurkan roket Soyuz-2.1b/Fregat yang membawa satelit GLONASS-K1 No. 17. (more…)