
Tampil perdana sebagai prototipe dalam Zhuhai Airshow 2022, kini sistem hanud (pertahanan udara) self propelled FK-3000, telah diperlihatkan secara resmi kepada publik, persisnya sistem hanud VSHORAD (Very Short Range Air Defence) ini terlihat dalam persiapan gladi resik parade militer, yang puncaknya akan dihelat di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80). (more…)

Pengambilan foto atau video terkait persenjataan, terlebih pada situasi konflik, mutlak mendapatkan perhatian tersendiri, pasalnya tak jarang identifikasi suatu lokasi, atau konfigurasi senjata bisa diketahui dari latar pada foto dan cuplikan video. Hal tersebut sudah disadari Ukraina, yang membatasi secara ketat beredarnya foto jet tempur F-16 Fighting Falcon, yang mana khawatir lokasi basis F-16 dapat diketahui secara presisi. (more…)

Kemunculan M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System) pada tahun 1993, dilanjutkan dengan dioperasikan Angkatan Darat AS (US Army) sejak Juni 2005, telah memicu perhatian Cina akan kemampuan sistem artileri roket MLRS yang modern, yang belakangan telah terbukti battle proven di palagan Irak dan Ukraina. Dan sebagai tandingan, Cina kemudian menghadirkan “Chinese HIMARS” PHL-16. (more…)

Berlangsung di White Sands Missile Range, Lockheed Martin pada 18 Agustus 2025, mengumumkan pencapaian penting terkait rudal pencegat PAC-3 MSE, yang selama ini menjadi rudal terbaru dan paling canggih pada sistem pertahanan udara (hanud) MIM-104 Patriot. (more…)

Dengan suguhan beragam alutsista baru, maka kian banyak spekulasi menjelang parade militer yang akan dihelat di Beijing pada 3 September 2025 (peringatan Hari Kemenangan Perang melawan Jepang ke-80). Setelah drone bawah laut mirip torpedo – (Unmanned Underwater Vehicle/UUV) berukuran besar (XLUUV) dan medium tank modular dengan propulsi Hibrida, juga muncul paket rudal berukuran besar dengan label YJ-15, YJ-17, YJ-19, dan YJ-20. (more…)

Sistem pertahanan udara Rusia harus ekstra waspada, khususnya setelah pihak Ukraina merilis videpo propaganda atas suksesnya uji coba peluncuran rudal jelajah jarak jauh. Bukan sembarang jarak jauh, rudal yang diberi nama “Flamingo” diklaim mampu menjangkau sasaran 3.000 kilometer, yang artinya dapat menyerang jauh ke wilayah Rusia. (more…)

Perang di Ukraina diibaratkan sebagai ajang pembuktian atas kemampuan berbagai jenis alutsista. Salah satu yang menarik dicermati adalah bagaimana kemampuan sistem rudal hanud (pertahanan udara) darat ke udara ‘papan atas’ untuk meladeni atau menangkal serangan atau ancaman dari udara. (more…)

Adopsi kamuflase peluncur rudal pada kendaraan sipil untuk tujuan pengelabuan, selama ini identik dengan yang dilakukan mliter Iran dan Korea Utara, namun konsep itu rupanya ikut didaptasi oleh Taiwan, yakni dengan penempatan peluncur rudal anti tank AGM-114 Hellfire pada truk kargo sipil. (more…)

Punya kecepatan di antara rentang supersonik dan hipersonik, rudal jelajah jarak jauh DF (Dongfeng)-100 atau disebut CJ (Changjian)-100 (kode NATO CH-SSC-13 Splinter), pada tahun 2023 telah diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Taiwan sebagai ancaman nyata. (more…)

Buah manis dari alih teknologi pengadaan alutsista sepertinya tak sulit diraih industri pertahanan Australia. Berdasarkan kontrak pengadaan, sejumlah rudal jelajah anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dan Joint Strike Missile (JSM), Kongsberg dari Norwegia telah memberi lampu hijau kepada Kongsberg Defence Australia guna membangun fasilitas produksi dan pemeliharaan rudal di Australia. (more…)