Seperti diwartakan sebelumnya, Hanwha Defense dari Korea Selatan berhasil meraih kontrak pengadaan alutsista ‘berat’ ke salah satu negara di Afrika, yakni penjualan self propelled howitzer K9 Thunder ke Mesir senilai lebih dari 2 triliun won (US$1,65 miliar) dan menandai untuk pertama kalinya K9 dijual ke pelanggan di Afrika. Seperti pada lazimnya kontrak pertahanan dalam nilai besar, Korea Selatan juga memberikan transfer teknologi, dan dipastikan paket self propelled howitzer tracked K9 akan dibuat secara lokal di Mesir. (more…)
Apa jadinya bila dua manufaktur persenjataan kampiun asal Perancis berkolaborasi, hasilnya bisa diperkirakan bakal berkualitas tinggi. Seperti Nexter Systems dan Thales yang telah merilis desain akhir untuk naval air defense system di segmen kaliber 40 mm. Kedua perusahaan yang juga dikenal sebagai pemasok alutsista untuk TNI itu, mengharapkan pengiriman produk yang disebut sebagai RapidFire, dapat dilakukan untuk Angkatan Laut Perancis dalam beberapa bulan ke depan. (more…)
Selain digunakan oleh pasukan Ukraina dalam konflik melawan Rusia, dari postingan di media sosial, rupanya meriam hanud – penangkis serangan udara (PSU) legendaris S-60 kaliber 57 mm, juga digunakan oleh pasukan Rusia. Seperti halnya adopsi S-60 oleh pasukan Ukraina, maka S-60 oleh pasukan Rusia juga ditempatkan dalam platform truk (heavy truck) 6×6. (more…)
Perang bak dua mata pisau, satu sisi melahirkan nestapa, namun pada sisi lain menjadi berkah bagi manukfaktur senjata. Dari sekian banyak manufaktur atau vendor yang mendapatkan ‘kue’ dari melonjaknya anggaran pertahanan adalah Northrop Grumman. Kali ini bukan tentang produksi radar, rudal atau pesawat pembom, melainkan Northrop Grumman merayakan telah mengirim 100.000 kit berpemandu GPS (GPS guided kits) untuk dipasangkan pada munisi artileri konvensional (tanpa pemandu). (more…)
Tak hanya digunakan saat parade atau latihan rutin, ada kabar bahwa angkatan bersenjata Filipina akan menggunakan salah satu alutsista terbarunya untuk berperang, mengatasi separatis bersenjata di dalam negeri. Dikutip dari Philippine News Agency – na.gov.ph (22/9/2022), Angkatan Darat Filipina pada hari Rabu lalu mengadakan upacara pengiriman dua baterai atau delapan unit self propelled howitzer 155mm Autonomous Truck Mounted Howitzer System (Atmos) 2000 yang baru dibeli dari Soltam Systems (Elbit Systems), Israel. (more…)
Meski strategi peperangan di lautan telah berkembang begitu pesat, namun kemampuan tembakan meriam kapal sebagai elemen fire power tak bisa dikesampingkan, pasalnya meriam kapal akan terus hadir mengikuti rekam jejak pengembangan teknologi sistem senjata di kapal perang itu sendiri. Dan bicara tentang meriam tentu tak bisa dilepaskan dari jenis dan kemampuan munisi yang dapat dilontarkannya. Salah satunya adalah kemampuan meriam kapal untuk melepaskan munisi pintar, selain punya akurasi tinggi berkat sistem pemandu, munisi pintar juga punya jangkauan tembak yang ekstra jauh, bahkan bisa mencapai ratusan kilometer. (more…)
Slovakia terbilang maju dalam pengembangan senjata artileri medan, diberi nama laksana wanita cantik, di Slovkia kini setidaknya Zuzana dan Eva. Yang tak lain keduanya adalah jenis self propelled howitzer atau howtizer swagerak di kaliber 155 mm. Zuzana nama lengkapnya adalah Zuzana 2000 8×8 buatan ZTS Defence, sementara Eva adalah self propelled howitzer (SPH) yang dipasang di truk 6×6 dan dibuat oleh Konstrukta Defence. Tentang jeng Zuzana telah kami kupas pada artikel terdahulu, yang lengkapnya dapat Anda baca pada tautan di bawah ini. (more…)
Setelah lumayan lama menggunakan meriam manual ‘sementara’ Bofors 40 mm eks Landing Ship Tank, Kapal Cepat Rudal (KCR) KRI Halasan 630 sejak awal April 2022 lalu, telah dipasangi meriam Bofors 57 MK.3 kaliber 57 mm. Dan setelah rangkaian sistem senjata tuntas, KRI Halasan 630 pada 5 September 2022 telah melaksanakan uji tembak. (more…)
Seperti dirilis pada artikel terdahulu, pembangunan korvet yang menyandang nama besar sang proklamator, yakni KRI Bung Karno 369 telah dikumandangkan dalam sebuah seremoni di Gedung Balai Samudera, Jakarta Utara pada 20 Juni 2022. Menyandang label kapal kepresidenan dengan senjata di kelas OPV (offshore patrol vessel), KRI Bung Karno dibangun oleh galangan swasta nasional PT Karimun Anugerah Sejati yang fasilitasnya berada di Tanjung Uncang, Batam, Kepulauan Riau. (more…)
Kilas balik ke bulan April lalu, dikabaran dua negara NATO, yakni Belanda dan Jerman akan mengirimkan bantuan persenjataan artileri berat ke Ukraina. Yang dimaksud adalah Self Propelled Howitzer PzH 2000 yang akan dikirim dari Belanda, sementara munisi dan pelatihannya akan disiapkan oleh Jerman. Dan melanjutkan kabar pengiriman PzH 2000 ke Ukraina, ada informasi bahwa munisi yang dibekali untuk PzH 2000 adalah jenis Vulcano precision-guided artillery shells kaliber 155 mm. (more…)