Setelah resmi diluncurkan pada 28 Juni 2018, dan merampungkan sea trial serta pemasangan beragam instrumen, pada hari ini (26/2/2019) Landing Ship Tank (LST) KRI Teluk Lada 521 resmi diserahterimakan dari PT Daya Radar Utama (DRU) kepada Kementerian Pertahanan untuk kebutuhan Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada III TNI AL. Seperti pada saat acara peluncuran, pada acara serah terima ini juga dihadiri Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (more…)
Pada saat diluncurkan dari galangan Scotstoun – BAE System Marine, yaitu di tahun 2001, korvet Nakhoda Ragam terbilang canggih, selain bekal sabreg sensor, persenjataan yang dibawanya pun lumayan komplit untuk meladeni peperangan anti permukaan, peperangan bawah permukaan dan anti serangan udara. Dan setelah 18 tahun berlalu, korvet yang sejak tahun 2014 menjadi arsenal Satuan Kapal Eskorta (Satkor) TNI AL itu masih ‘kokoh’ dan banyak diandalkan dalam beberapa penugasan, termasuk dalam operasi di luar negeri, seperti misi UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon). (more…)
Sebenarnya tak ada yang terlalu spesial dari kapal patroli ini, namun karena ‘terhempas’ ke daratan akibat gelombang tsunami pada September 2018, menjadikan sosok KAL Andau I.6-18 sebagai peronda di kawasan Lanal Palu, ramai diperbincangkan. Terlebih kapal yang dahulunya menyandang label “KRI” ini punya desain yang unik dan bekal senjata yang tak biasa untuk ukuran kapal patroli saat ini. (more…)
Bahwa Indonesia akan mengakuisisi dua unit kapal penyapu ranjau, jelas bukan berita baru, bahkan jenis kapal penyapu ranjau yang dipilih pun telah diketahui sejak 2016 silam, yakni Frankenthal Class buatan Jerman. Pun anggaran yang digelontorkan Kementerian Pertahanan untuk dua Mine Countermeasures Vessels (MCMV) ini telah dipatok sebesar US$204 juta. Bila pembaca cermat, mockup Frankenthal Class sempat ditampillan dalam Indo Defence 2018. (more…)
Setelah diluncurkan oleh PT PAL pada 3 Agustus 2018, maka Landing Platform Dock (LPD) terbaru milik TNI AL, KRI Semarang 594 melanjutkan tahap sea trial dan pemasangan beragam perangkat elektronik dan navigasi. Dan tepat pada Senin, 21 Januari 2019, LPD dengan bobot 7.200 ton ini, resmi masuk arsenal TNI AL lewat sebuah upara serah terima di galangan kapal PT. PAL Indonesia, Koarmada II Ujung, Surabaya. (more…)
Meski tak lagi tergolong sebagai alutsista baru, namun armada FPB-57 series yang melengkapi Satuan Kapal Cepat (Satkat) TNI AL masih menjadi elemen yang diandalkan dalam tugas-tugas patroli, terutama pada FPB-57 Nav V yang dipersenjatai relatif lengkap untuk menghadapi sasaran aspek permukaan dan udara. (more…)
Setelah KRI Sampari 628, KRI Tombak 629, KRI Halasan 630 dan KRI Kerambit 627, rencananya armada Kapal Cepat Rudal (KCR)-60M, atau yang dikenal dengan sebutan KCR Sampari Class, akan bertambah. Hal tersebut seiring adanya kontrak pengadaan empat unit KCR-60M oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) kepada galangan PT PAL Indonesia. Dijadwalkan kapal perdana dari empat unit KCR-60M akan diterima TNI AL pada tahun 2021. (more…)
Berita tentang dilepasnya meriam pada frigat Van Speijk Class – KRI Slamet Riyadi 352, menjadi bahan perbincangan di kalangan netizen pecinta dunia militer di Tanah Air. Memasuki masa purna tugas, beberapa persenjataan dan perangkat elektronik yang masih dapat digunakan dari kapal perang buatan Belanda itu memang terus dikaryakan untuk tugas lain, seperti Oto Melara 76 mm yang dipersiapkan untuk melengkapi simulator tempur di Paiton. (more…)
Sembari menunggu kesiapan tempur optimal dari frigat RE Martadinata Class, debut frigat Ahmad Yani Class (aka – Van Speijk Class) masih sebisa mungkin dipertahankan. Pihak TNI AL sendiri sebenarnya telah mencanangkan pada tahun 2017 untuk memensiunkan secara bertahap 6 unit Van Speijk Class. Bahkan ditargetkan keenam frigat yang pernah menjadi flagship Satuan Kapal Eskorta (Satkor) akan pensiun penuh pada tahun 2022. (more…)
Wujudnya memang tak sebesar kapal penjelajah KRI Irian, namun KRI Ratulangi bila dibandingkan saat ini dengan LPD (Landing Platform Dock) Makassar Class, maka sosok kapal tender kapal selam Don Class buatan Uni Soviet ini ukurannya akan terlihat lebih besar. Tentang debut kapal perang ini pun sudah banyak diulas, termasuk dalam artikel yang cukup detail di Indomiliter.com. (more…)