
Rheinmetall memperluas gurita bisnisnya di ranah wahana tanpa awak. Bertempat di ajang pameran dirgantara bergengsi ILA Berlin 2026 pada 10 Juni 2026, Rheinmetall resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) strategis dengan pengembang drone Jerman, ERC System, serta pemerintah negara bagian North Rhine-Westphalia. (more…)

Tantangan mengevakuasi prajurit yang terluka di tengah sengitnya pertempuran modern intensitas tinggi kini memicu lahirnya terobosan teknologi mutakhir di jajaran Angkatan Darat Amerika Serikat dan aliansi NATO. Berkaca dari kerasnya realitas medan laga saat ini di mana helikopter evakuasi medis (Medevac) konvensional berawak sangat rentan ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara lawan, militer Barat mulai melirik platform drone sebagai solusi penyelamat nyawa. (more…)

Setelah diluncurkan pada bulan Oktober lalu, drone kargo (cargo drone) terbesar di dunia W5000, produksi Air White Whale, turut dipamerkan dalam pameran dirgantara Zhuhai Airshow 2024 (12 – 17 November). Meski baru diluncurkan, W5000 telah melakukan uji penerbangan perdana pada tahun 2017 dan setelah sertifikasi tuntas, W5000 akan diserahkan ke pasar komersial pada tahun 2026. (more…)

Malloy Aeronautics dan BAE Systems dari Inggris semakin serius untuk mengembangkan drone copter dalam misi peperangan. Dalam varian yang paling besar, yakni Malloy T650 berupa drone yang dapat membawa payload 300 kg, salah satunya dipersiapkan untuk mampu membawa tiga rudal Brimstone, yang mana berat ketiga rudal tersebut bila disatukan sekitar 150 kg. (more…)

Apa yang terjadi di perang Ukraina, dan berlanjut dalam konflik antara Hamas vs Israel, telah mendongkrak pamor drone quadcopter, pasalnya drone quadcopter yang berharga hanya ribuan dollar mampu merontokkan Main Battle Tank (MBT) yang harga per unitnya mencapai puluhan jutaan dollar. Hal itu dilakukan berkat pelepasan proyektil atau bahan peledak di bagian paling rentan dari MBT. Nah, rupanya model pelibatan drone quadcopter bersenjata dapat pula digunakan untuk menghancurkan kapal selam yang harganya per unitnya bisa mencapai miliaran dollar. Kok bisa? (more…)

Penerbangan Angkatan Laut Inggris (Royal Navy) memasuki babak baru, yakni dengan suksesnya uji coba pengoperasian drone kargo HCMC, yang dikembangkan W Autonomous Systems (WA). Drone twin engine dengan ruang kargo mirip OV-10 Bronco ini, terbang selama 20 menit dari Lizard Peninsula dan berhasil mendarat di kapal induk HMS Prince of Wales di lepas pantai Cornish, yang setelah menurunkan muatan, terbang kembali ke Lizard Peninsula. (more…)

Netizen yang budiman tentu masih ingat dengan Corvo PPDS? Inilah drone intai dan kargo berbahan karton yang dipasok Australia untuk Ukraina. Meski debutnya di medan perang sempat diragukan, namun pemberitaan beberapa hari ini telah membetot perhatian. Meski belum dapat diklarifikasi, beredar kabar bahwa Corvo PPDS adalah ‘aktor’ dibalik serangan drone kamikaze ke wilayah Rusia yang disebut telah menghancurkan jet tempur MiG-29 Fulcrum dan Sukhoi Su-30. (more…)

Guna mendukung operasional bantuan tempur (banpur), Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) akan mendapat perkuatan dengan kehadiran drone kargo dan logistik berukuran besar yang dapat membawa payload hingga 68 kg dan melaju dengan kecepatan 107 km per jam. Jenis drone kargo ini mengadopis tipe quadcopter, sehingga dapat beroperasi VTOL (Vertical Take-off and Landing). (more…)

Penggelaran drone dalam peperangan identik dengan biaya relatif tinggi. Namun, ada terobosan dari SYPAQ Systems, startup yang berbasis di Melbourne ini telah mengirimkan jenis drone berbahan karton untuk militer Ukraina. Dikemas layaknya dus karton pizza, drone karton untuk misi intai dapat terbang sejauh 120 km. (more…)

Sebagai bagian dari paket bantuan militer terbaru senilai £300 juta (US$374 juta) yang diumumkan Perdana Menteri Boris Johnson untuk Ukraina, Inggris akan mengirimkan sejumlah drone Malloy T150 ke Ukraina. Drone tersebut adalah buatan perusahaan Inggris Malloy Aeronautics dan saat ini digunakan oleh Royal Marines Inggris. (more…)