Kapal induk Liaoning Type 001 di Lanal Jianggezhuang, Qingdao (Twitter)
Sang Naga rupanya mulai gerah setelah bukan hanya satu ‘aset’ mata-matanya yang ditembak jatuh oleh Amerika Serikat. Setelah pada hari Jumat dan Sabtu lalu, dua objek tidak dikenal ditembak jet tempur stealth F-22 Raptor di atas wilayah Kanada, kini Beijing mulai bereaksi untuk mengambil tindakan balasan. (more…)
Selain pengerahan jet tempur F-22 Raptor untuk menembak jatuh balon mata-mata Cina di atas lepas pantai Carolina selatan pada 5 Februari lalu, rupanya ada keterlibatan pesawat lain yang memang punya kemampuan untuk terbang di ketinggian stratosfer. Persisnya pesawat intai legendaris U-2 Dragon Lady ternyata ikut dikerahkan untuk memantau High Altitude Balloon Cina, meski kehadirannya memang tidak diumbar di publik. (more…)
Buntut dari kasus balon mata-mata Cina kini menjadi bola liar dan menjadi pergunjingan di kalangan para pemerhati intelijen dan pertahanan. Bukan sekedar sebagai alat memata-matai, High Altitude Balloon, rupanya lebih jauh dapat diperankan sebagai sistem senjata mutakhir yang tidak terbanyangkan sebelumnya. (more…)
Dalam menghadapi isu Cina, ada kesamaan antara Amerika Serikat dan Australia, yakni punya keparnoan tinggi terhadap manuver militer dan intelijen Sang Naga. Seperti belum lama ini, ada kabar bahwa otoritas pertahanan Australia akan mencopot alias mengganti seluruh kamera pengintai yang berasal dari produksi Cina. (more…)
Guna menjawab penasaran, Angkatan Laut AS telah merilis foto proses pengambilan puing balon mata-mata Cina yang jatuh di lepas Pantai Carolina Selatan. US Fleet Forces Command memposting beberapa foto di halaman akun Facebook yang menunjukkan puing-puing besar balon diangkut ke dalam perahu pada 5 Februari lalu. (more…)
Pasca penembakan balon mata-mata Cina oleh jet tempur F-22 Raptor pada Sabtu lalu, kini penyelam Angkatan Laut AS tengah mengumpulkan puing-puing dari balon udara yang jatuh dari ketinggian 20.000 meter. Puing-puing dari balon tersebut jatuh di perairan lepas pantai Carolina Selatan dengan kedalaman 14 meter, lebih dangkal dari yang diperkirakan. (more…)
Drama balon mata-mata milik Cina yang melintasi wilayah AS telah berakhir saat balon di ketinggian stratosfer itu akhirnya ditembak jatuh oleh jet tempur F-22 Raptor dengan menggunakan rudal udara ke udara AIM-9X Sidewinder. Keputusan menembak balon diambil oleh Presiden Joe Biden setelah posisi balon berada di lepas pantai Carolina Selatan guna memastikan tidak ada warga di darat yang terkena dampak. (more…)
Meski sejauh ini tidak ada keputusan untuk menembak jatuh balon mata-mata yang diduga kuat milik Cina, namun sebelum itu, Angkatan Udara AS sudah sempat menerbangkan secara scramble dua unit jet tempur stealth F-22 Raptor untuk melakukan pengamatan langsung pada sosok High Altitude Balloon yang melintas di atas daratan AS tersebut. Atas beragam pertimbangan, inilah alasan AS tidak menjatuhkan balon tersebut. (more…)
Sebuah balon ketinggian yang diduga milik Cina melayang di atas Billings, Montana pada Rabu, 1 Februari 2023. (Larry Mayer/The Billings Gazette via AP)
Keparnoan alias kecemasan Amerika Serikat pada aktivitas intelijen Cina sudah lazim kita dengar, namun kecemasan bertambah saat diketahui adanya aksi intelijen Cina di wilayah daratan Amerika Serikat (US Soil), setelah sebelumnya mengendus aksi spy Beijing lewat jaringan BTS 5G Huawei dan drone komersial produksi DJI, kini ada kabar terbaru, yakni dugaan balon mata-mata milik Cina telah melintasi wilayah teritorial AS. (more…)
Presiden Perancis Emmanuel Macron punya obsesi besar untuk meningkatkan kemampuan armada jet tempur Perancis. Salah satu program yang dicanangkan Macron adalah “All Rafale by 2030” – yang artinya pada tahun 2030, Angkatan Udara Perancis hanya memfokuskan kekuatan dalam mengoperasikan satu jenis jet tempur saja, yakni Dassault Rafale. (more…)