Kunci Operasi Siluman Bawah Air, Modul ‘Hanggar Rahasia’ Kapal Selam Navy SEALs Dimodernisasi

Bagi satuan komando seperti Navy SEALs, menyusup ke wilayah musuh tanpa terdeteksi radar maupun sonar adalah kunci keberhasilan misi. Salah satu taktik andalan dan paling sulit diendus lawan adalah infiltrasi bawah air langsung dari kapal selam nuklir yang sedang menyelam di kedalaman laut.

Baca juga: Kontrak Raksasa US$76,6 Miliar: General Dynamics Kantongi Pembuatan 14 Kapal Selam Nuklir Angkatan Laut AS

Di sinilah peran krusial dari Dry Deck Shelter (DDS)—sebuah kapsul “hanggar rahasia” yang menempel di punggung kapal selam. Demi memastikan keunggulan taktis siluman (stealth) ini tidak tergerus zaman, Angkatan Laut AS (US Navy) mengucurkan investasi senilai US$154,1 juta kepada Oceaneering International. Kontrak ini ditujukan untuk memodernisasi, merombak total sistem avionik dan tekanan, serta memperpanjang usia pakai modul-modul DDS yang menjadi tumpuan utama operasi infiltrasi linap tim Navy SEALs hingga tahun 2031 mendatang.

Dry Deck Shelter adalah kapsul baja silinder bertekanan tinggi sepanjang 11,6 meter yang dipasang tepat di palka belakang menara kapal selam induk. Kapsul ini berfungsi layaknya “ruang dekompresi kedap air” yang memungkinkan tim penyelam Navy SEALs keluar dari kapal selam dan kembali masuk ke dalamnya tanpa membuat kapal selam induk harus naik ke permukaan laut.

Di dalam “hanggar melayang” berbobot 30 ton ini, terkandung teknologi tingkat tinggi yang terbagi dalam tiga ruang utama, yakni hanggar utama yang sanggup menampung satu unit wahana kapal selam mini SEAL Delivery Vehicle (SDV) atau hingga 20 prajurit Navy SEALs lengkap dengan empat perahu karet tempur serbu (combat rubber raiding craft), transfer trunk berupa lorong kedap air yang menghubungkan langsung sistem palka kapal selam induk dengan kapsul DDS, serta hyperbaric chamber sebagai ruang bertekanan khusus untuk menangani darurat medis penyakit dekompresi yang kerap mengintai para penyelam tempur di laut dalam.

Fleksibilitas taktis modul DDS tidak hanya terletak pada kemampuannya menyelam bersama kapal selam induk, tetapi juga pada kemudahan mobilisasi antar-pangkalan udara dan laut secara global. Struktur kapsul yang dirancang modular ini dapat diangkut dengan mudah menggunakan armada pesawat kargo strategis C-5 Galaxy maupun truk angkut berat darat.

Berkat antarmuka (interface) standar yang seragam, tim teknisi hanya membutuhkan waktu antara satu hingga tiga hari untuk merakit dan mengintegrasikan modul DDS ke atas palka kapal selam yang telah dimodifikasi khusus.

Australia Batal Beli Kapal Selam Nuklir Baru dan Pilih Borong 3 Unit Virginia Class Bekas Pakai

Proses integrasi yang cepat ini memberikan keunggulan logistik luar biasa bagi US Navy dan Komando Operasi Khusus AS (U.S. Special Operations Command/SOCOM) dalam merespons krisis yang muncul secara mendadak. Fleksibilitas pemasangan tersebut memungkinkan kapal selam penyerang (attack submarine) Los Angeles class, Virginia class, maupun Ohio-SSGN class berpindah peran dengan cepat menjadi platform peluncuran infiltrasi khusus tanpa harus menjalani proses modifikasi galangan yang memakan waktu lama.

Pengembangan dan peremajaan sistem ini sangat mendesak mengingat saat ini hanya tersisa lima unit modul DDS aktif yang melayani seluruh jaringan komando operasi khusus AS. Selain harus merawat struktur modul yang pertama kali diperkenalkan sejak era Perang Dingin pada 1982 tersebut, Oceaneering juga ditugaskan menyiapkan transisi menuju teknologi masa depan bertajuk Dry Deck Shelter Next.

Dry Combat Submersible: Kapal Selam Mini Terbaru untuk Pasukan Khusus US Navy SEAL

Pada generasi baru nanti, sistem penanganan kapsul bawah air ini akan dijejali teknologi automasi mutakhir yang memungkinkan pengoperasian hanggar rahasia tersebut dieksekusi secara otomatis dan jarak jauh (remote), sekaligus memangkas jumlah kru operator dari yang tadinya 10 prajurit menjadi hanya 6 orang saja.

Di tengah memanasnya rivalitas kekuatan maritim di kawasan perairan sensitif dunia, modernisasi modul DDS ini menegaskan pesan kuat dari Pentagon bahwa pasukan Navy SEALs selalu siap membendung dan menyusup ke jantung pertahanan lawan kapan saja, langsung dari kegelapan samudra yang tak tersentuh. (Bayu Pamungkas)

Angkatan Laut AS Pensiunkan Kapal Selam Nuklir (SSGN) Ohio Class di Tahun 2028

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *