Genjot Air Superiority, Jet Tempur Su-57 Rusia Gotong 10 Rudal Udara Jarak Jauh

Langkah berani diambil Rusia dengan menanggalkan karakteristik utama jet tempur generasi kelimanya, Sukhoi Su-57 “Felon”, demi mengejar daya hancur maksimum di udara. Rekaman video terbaru yang viral memperlihatkan jet siluman andalan Kremlin tersebut terbang dengan konfigurasi ekstrem yang belum pernah terlihat sebelumnya, yakni menggotong total 10 rudal udara-ke-udara jarak jauh (Beyond-Visual-Range/BVR).

Baca juga: Doktrin Non Contact Warfare: Su-57 Felon Luncurkan Rudal Jelajah Stealth Kh-59/69 dari Jarak 400 Km

Penampakan ini langsung memicu perdebatan sengit di kalangan pengamat militer global, karena Moskow secara sadar terindikasi mengorbankan aspek stealth (kemampuan tidak terdeteksi radar) pesawat demi mengubahnya menjadi sebuah “truk rudal” raksasa yang siap menyapu bersih ruang udara.

Dalam unjuk kekuatan tersebut, Su-57 terlihat membawa empat rudal BVR canggih dari keluarga R-77 yang digantung secara terbuka pada pylon eksternal di bawah sayapnya. Penempatan senjata di luar badan pesawat seperti ini secara otomatis akan merusak geometri halus pesawat dan memperbesar Radar Cross Section (RCS), membuat sang Felon jauh lebih mudah diendus oleh radar pertahanan musuh.

Kendati demikian, kapasitas muatan internal jet ini tidak dikurangi sama sekali, di mana enam rudal BVR tetap tersimpan rapat di dalam internal weapon bays. Kombinasi hibrida ini menghasilkan volume tembakan masif yang belum tandingannya untuk kelas jet tempur generasi kelima yang biasanya tampil serba tertutup.

Transformasi taktis ini mengindikasikan pergeseran doktrin udara Rusia dalam menghadapi potensi konflik intensitas tinggi berskala besar. Konfigurasi 10 rudal BVR ini dinilai sangat ideal untuk misi air superiority atau pertahanan udara jarak jauh, di mana sebuah jet tempur dituntut untuk melumpuhkan gelombang pembom, rudal jelajah dalam jumlah besar sekaligus sebelum mereka sempat mendekati wilayah vital. Saat superioritas udara di sebuah sektor telah digenggam dan ancaman pertahanan udara musuh sudah dilumpuhkan, kemampuan siluman murni memang cenderung dinomorduakan, sementara kapasitas amunisi yang melimpah menjadi kunci mutlak untuk memenangkan pertempuran.

Internal weapon bay di Su-57

Daya gempur Su-57 kian mematikan mengingat rudal seri R-77 yang diusungnya merupakan penantang utama dari AIM-120 AMRAAM buatan Amerika Serikat. Dengan varian modern yang mengadopsi pemandu radar aktif serta sirip kendali kisi (grid fins) yang unik, rudal ini memiliki kelincahan tingkat tinggi untuk mengejar target yang bermanuver ekstrem pada fase akhir laporannya.

Dikombinasikan dengan sistem radar AESA (Active Electronically Scanned Array) N036 Byelka yang tertanam pada hidung pesawat, konfigurasi monster ini menjadi sinyal keras dari Rusia bahwa mereka tidak lagi sekadar memamerkan teknologi estetika siluman, melainkan siap menggelar kekuatan pemukul udara yang pragmatis, brutal, dan mematikan di medan laga aktual. (Gilang Perdana)

Pecah Rekor Duel Udara Jarak Jauh: Jet Tempur Su-35 Rusia Rontokkan F-16 Ukraina untuk Pertama Kalinya

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *