Shenyang J-35B Tuntaskan Uji Perdana Ketapel Elektromagnetik (EMALS) di Kapal Induk Type 003 Fujian

Kemampuan penerbangan Angkatan Laut Cina memasuki babak baru, yaitu dengan tuntasnya uji coba perdana peluncuran ketapel elektromagnetik – electromagnetic catapult (EMALS) dari jet tempur stealth J-35B di kapal induk Type 003 Fujian.

Baca juga: Cina Uji Coba Sistem Ketapel Elektromagnetik (EMALS) di Kapal Induk Type 003 Fujian

Menurut laporan Aviatsanta (Loongfire) (24/5/2025), jet tempur siluman Shenyang J-35B telah menyelesaikan peluncuran EMALS pertamanya di atas kapal induk Fujian pada akhir Maret 2025. Perkembangan ini mengikuti penampakan J-35 selama berbulan-bulan di fasilitas simulasi kapal induk berbasis darat dan tampilan statis di atas Fujian, yang merupakan langkah penting menuju integrasi operasional penuh pesawat siluman ke dalam kelompok penyerang kapal induk Cina.

Fujian adalah kapal induk terbesar dan tercanggih milik Angkatan Laut Cina. Dengan bobot sekitar 80.000 hingga 85.000 ton, kapal induk ini dilengkapi dengan tiga ketapel elektromagnetik yang ditenagai oleh sistem propulsi listrik terintegrasi arus searah tegangan menengah, yang menawarkan efisiensi peluncuran yang dilaporkan 30% lebih tinggi daripada kapal induk Ford class milik Angkatan Laut AS.

Meskipun Fujian belum mencapai status operasional penuh, dengan EMALS memungkinkan peluncuran pesawat yang lebih berat dan lebih canggih daripada kapal induk dengan peluncur ski-jump. Berkat adopsi electromagnetic catapult, maka dimungkinan peluncuran jet tempur seperti J-35, dan pesawat peringatan dini (AEW&C) Xian KJ-600, dan drone tempur (UCAV) GJ-11.

J-35 (varian awal) dengan dual-wheel nose gear untuik beroperasi di kapal induk.

Penempatan J-35 di atas Fujian akan menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan pesawat tempur generasi kelima ke dalam sayap udara kapal induk Cina. Sementara kapal induk Cina sebelumnya terutama mengoperasikan Shenyang J-15, turunan dari Sukhoi Su-27 Flanker.

Jika uji coba penerbangan di atas Fujian berjalan sesuai harapan, maka Cina dapat segera mengerahkan armada pesawat tempur stealth berbasis kapal induk yang secara konseptual hampir sebanding dengan F-35C Lightning II milik Angkatan Laut AS. Sinergi antara J-35 dan Fujian juga akan melambangkan transisi penerbangan kapal induk Cina dari kekuatan regional menjadi komponen militer yang lebih ambisius dan berkemampuan global.

https://www.indomiliter.com/shenyang-j-35-tampil-dalam-foto-beresolusi-tinggi-bukti-kawin-silang-f-35-dan-sukhoi-su-27/

Diperkirakan kapal induk Fujian dapat menampung hingga 48 unit pesawat J-35. Shenyang J-35B mengadopsi dual wheel nose gear, yakni nose gear dengan dua roda di depan, juga dikenal sebagai dual nose gear atau twin nose wheel. Konfigurasi ini memberikan stabilitas dan daya dukung lebih besar dibandingkan single wheel nose gear dan umumnya digunakan pada pesawat yang lebih besar atau yang membawa beban lebih berat.

Varian J-35B selaras dengan hadirnya prototipe awal (Shenyang J-31), sementara varian untuk Angkatan Udara Cina adalah Shenyang J-35A, yang mengadospi single wheel nose gear, mirip dengan F-35A Lightning II. (Gilang Perdana)

Sepintas Mirip F-35A Lightning II, Cina Tampilkan Shenyang J-35A, Keduanya Adopsi ‘Single Wheel Nose Gear’

2 Comments