Tartus Russian naval base (Alexander Zemlianichenko/AP)
Kejatuhan rezim Bashar al-Assad di Suriah beberapa waktu lalu sempat memicu spekulasi berakhirnya era kekuatan maritim Rusia di Mediterania, namun kenyataan di lapangan menunjukkan manuver yang jauh lebih kompleks. Menjelang peringatan Victory Day pada Mei 2026, Moskow memperlihatkan manuver ‘comeback’ yang sangat terencana dengan upaya menghidupkan kembali kuku militernya yang sempat “mati suri” pasca naiknya pemerintahan baru di Damaskus. (more…)
Pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, posisi Rusia di Suriah menjadi simalakama, secara politik dan keamanan, instalasi militer Rusia langsung terancam, namun di satu sisi Moskow ogah pergi dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Rusia di kota pelabuhan Tartus dan Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim, yang punya nilai strategis di Laut Mediterania. (more…)
Melanjutkan berita sebelumnya tentang sejumlah sistem rudal hanud S-400 Rusia yang ‘terjebak’ di pangkalan angkatan laut (Lanal) Tartus di Suriah, lantaran tidak semua aset militer Rusia dapat dipindahkan lewat jalur udara dari Lanud Khmeimim, maka aset militer berat harus dievakuasi lewat jalur laut, dan untuk yang satu ini rupanya ada kendala. (more…)
Melanjutkan berita sebelumnya tentang sejumlah sistem rudal hanud S-400 Rusia yang ‘terjebak’ di pangkalan angkatan laut (Lanal) Tartus di Suriah, lantaran tidak semua aset militer Rusia dapat dipindahkan lewat jalur udara dari Lanud Khmeimim, maka aset militer berat harus dievakuasi lewat jalur laut, dan untuk yang satu ini rupanya ada kendala. (more…)
Meski Rusia tak menyatakan mundur dari Suriah, namun kehadiran militer Rusia telah dikurangi drastis pasca tumbangnya rezim Bashar al-Assad, yang atas pertimbangan geopolitik, kemungkinan Rusia akan bergeser pangkalan udara (Lanud) Al Khadim di Libya, yaitu untuk mempertankan kepentingannya di Mediterania dan Afrika Utara. (more…)
Proses lepas landas (take-off) dan pendaratan (landing) pesawat di bandara atau pangkalan udara yang berada di wilayah konflik, jelas mengandung kerawanan tingkat tinggi, salah satunya adalah ancaman sengatan rudal panggul pemburu panas MANPADS (Man Portable Air Defence System). (more…)
Pangkalan Udara (Lanud) Khmeimim (Hmeimim) di kota Latakia berperan strategis bagi kepentingan Rusia, bukan hanya di kawasan Suriah, namun menjadi bukti eksistensi militer Rusia di Timur Tengah. Namun, pasca kejatuhan rezim Bashar al-Assad, maka semua berubah 180 derajat, basis militer Rusia di Suriah, termasuk pangkalan angkatan laut di Tartus menjadi sangat rawan untuk diserang pemberontak. (more…)
Sejak kejatuhan kota Aleppo dan berlanjut Damaskus yang telah ditembus pasukan pemberontak pada 8 Desember 2024, maka nasib dua basis militer Rusia yang selama ini menopang kekuatan militer rezim Bashar al-Assad menjadi tanda tanya besar. (more…)
Dengan dalih mendemiliterisasi sisa kekuatan rezim Bashar al-Assad, Israel dengan dukungan Amerika Serikat melakukan serangan langsung ke beberapa instalasi militer utama Suriah, salah satu yang mencuat dalam pemberitaan adalah serangan udara ke Pangkalan Udara (Lanud) Mezzeh (Mezzeh Air Base). (more…)
Setelah Aleppo, kini kota terbesar di Suriah, Damaskus jatuh ke tangan pemberontak, yang sekaligus mengakhiri kekuasaan rezim Bashar al-Assad. Kejatuhan Bashar al-Assad tak pelak berpengaruh langsung pada eksistensi Rusia yang memiliki dua basis militer di Suriah, yakni Pangkalan Udara Khmeimim dan Pangkalan Angkatan Laut di kota pelabuhan Tartus. (more…)