
Selain menghadapi potensi serangan dari senjata anti tank, awak Main Battle Tank (MBT) harus ekstra waspada terhadap elemen pendeteksi dari satelit dan drone intai, pasalnya citra berbasis optik dan termal dari kedua wahana udara tersebut dapat memberikan koordinat dengan presisi tinggi, yang pada akhirnya MBT dapat dihancurkan lewat tembakan dari howitzer dan roket MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)

Dalam merespon serangan balik Ukraina yang mengandalkan kendaraan tempur pasokan dari negara-negara Barat, Rusia telah mengantsipasi dengan penggelaran beragam jenis ranjau darat, drone kamikaze dan tentunya senjata anti tank. Dan bicara tentang senjata anti tank, salah satu yang disebut ‘terbaru’ dikerahkan Rusia adalah 9P157-2 Khrizantema-S. (more…)

Meski Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A6 bukan yang tercanggih di keluarga Leopard 2 series, namun, berita rontoknya MBT Leopard 2A6 di laga perang Ukraina, telah mendorong Berlin untuk mempersiapkan peningkatan kemampuan pada arsenal MBT Leopard 2 tercanggih yang ada di arsenal Angkatan Bersenjata Jerman (Bundeswehr). (more…)

Pabrikan alutsista asal Korea Selatan, Hyundai Rotem terbilang moncer dengan produksi ratusan unit Main Battle Tank (MBT) K2 Black Panther, bahkan K2 berhasil meraih sukses untuk pasar ekspor ke Polandia dan diproduksi secara lisensi oleh Turki. Namun, Hyundai Rotem tidak berhenti pada rancangan K2, mempersiapkan dekade 2030, Hyundai Rotem telah merilis konsep Next Generation of Main Battle Tank (NG MBT). (more…)

Dimulainya fase serangan balik Ukraina ditandai dengan penggunaan alutsista ‘berat’ donasi Barat, sebut saja parade Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4/2A6, Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2 Bradley dan beberapa kendaraan pembersih ranjau lansiran Inggris. Terlepas dari insiden rontoknya beberapa ranpur di atas, yang menarik adalah Rusia justru mampu membuktikan kemampuan drone kamikaze produksi dalam negerinya, Lancet 3. (more…)

Dalam upaya serangan balik secara besar-besaran, militer Ukraina paham betul bahwa gerakan kavaleri akan mendapat tantangan berat, selain harus menghadapi serangan dari senjata anti tank Rusia, kavaleri Ukraina juga harus melintasi medan ranjau (darat). Nah, terkait medan ranjau, rupanya belum lama ini ranjau telah menimbulkan kerugian besar bagi pihak Ukraina. (more…)

Tajuk berita dalam babak perang Rusia-Ukraina adalah klaim dari pihak Rusia, bahwa untuk pertama kalinya telah menghancurkan Main Battle Tank (MBT) yang paling banyak dinantikan debutnya, yaitu Leopard 2A4. Bukan sekedar klaim, Kementerian Pertahanan Rusia juga menerbitkan video tentang proses penghancuran MBT buatan Jerman tersebut. (more…)

Setelah memboyong sistem hanud Pantsir S-1 dari Libya, rupanya ada lagi alutsista buatan Rusia yang kembali diboyong oleh Amerika Serikat. Kabar terbaru adalah sosok Main Battle Tank (MBT) T-90A yang secara misterius terlihat di pemberhatian truk di Louisiana, AS. T-90A adalah salah satu MBT andalan Rusia yang dikerahkan secara masif dalam perang di Ukraina.
(more…)

Di tengah kepungan Cina yang menggelar latihan tempur di sekeliling Pulau Formosa, rupanya disikapi Taiwan dengan tetap tenang, meski Taiwan telah menyiapkan unit tempurnya untuk melakukan counter bila suatu waktu Bejing benar-benar melakukan invasi ke Taiwan. Salah satu yang tengan dijalankan Taiwan saat ini adalah menjalankan program repowering pada armada Main Battle Tank (MBT) lawas M60A3 Patton. (more…)

Perang yang berlarut telah menciptakan anomali, seperti dari laga perang Ukraina, Rusia diwartakan telah mengaktifkan kembali beberapa ranpur yang berusia sangat tua. Setelah debut pansam BTR-50 yang dikerahkan ke medan konflik. Tak kalah tua, karena berusia lebih dari 60 tahun, yakni Main Battle Tank (MBT) T-54/T-55, santer diberitakan tengah dipersiapkan untuk ‘turun gunung’ mengadapi perang modern. (more…)