Amerika Serikat secara halus telah menolak permintaan Indonesia untuk bisa mengakuisisi jet tempur stealth F-35 Lightning II pada tahun 2020. Alih-alih, saat itu Indonesia justru ditawari oleh Plt Menteri Pertahanan AS Christopher Miller untuk bisa membeli jet tempur F-15EX Eagle II dan F/A-18 Super Hornet. Meski penolakan diklaim bukan karena urusan politik, namun, terasa kental bahwa Washington ingin menjaga keseimbangan kekuatan udara sekutunya di regional, yakni Australia dan Singapura. (more…)
Konsep gelar kekuatan tempur udara dari kapal induk Cina kelak akan mirip dengan kombinasi antara “F-35 dan F/A-18 Super Hornet”, yang mana Angkatan Laut Cina nantinya akan mengoperasikan tidak hanya penempur Shenyang J-15 Flying Shark, namun juga jet tempur stealth Shenyang J-35. Setelah foto beresolusi tinggi J-35 terekspos pada pertengahan tahun 2022, kini ada kabar terbaru tentang kesiapan J-35 sebagai jet tempur yang berspesialisasi untuk beroperasi di kapal induk. (more…)
Angkatan Udara AS (USAF) tengah mempertimbangkan untuk merancang ulang proyek jet tempur generasi kelima, pengganti F-22 Raptor, yakni Next Generation Air Dominance (NGAD). Pangkal niatan untuk merancang ulang disebabkan mahalnya biaya akuisisi NGAD, yang mencapai tiga kali lipat lebih mahal dari jet tempur stealth F-35 Lightning II. (more…)
Seperti halnya Belanda yang akan menambah jumlah penempur stealth F-35A Lightning II, maka Italia pun tak ingin ketinggalan dengan rencana besar untuk menambah populasi F-35. Bila Belanda hanya mencakup F-35A, maka Italia memproyeksikan penambahan F-35A dan F-35B yang dikenal mampu melakukan Short Take-off Vertical Landing (STOVL), seperti yang belum lama ini diperlihatkan oleh Angkatan Laut Italia lewat kedatangan kapal induk ITS Cavour di Jakarta. (more…)
Jumlah 46 unit F-35A Lightning II rupanya belum dirasa cukup buat Negeri Kincir Angin. Setelah mengumumkan Kemampuan Operasional Awal – Initial Operational Capability (IOC) 24 unit F-35A pada 27 Desember 2021, Belanda berencana membeli lebih banyak F-35A, termasuk pengadaan drone dan sistem anti drone. (more…)
Sebagai jet tempur stealth terlaris, pengembangan dan produksi F-35 Lightning II tak pernah lepas dari beragam masalah. Yang terbaru ditemukan lagi sebuah ‘masalah’, namun yang ini tidak terkait soal teknis. Masalah ini mengemuka setelah Departemen Pertahanan AS menahan pembayaran sebesar US$5 juta per pesawat, yang terkait dengan program upgrade Technology Refresh 3 (TR-3). (more…)
Meski tidak identik, namun postur kekuatan udara yang dibangun Polandia sepertinya bakal menyerupai Korea Selatan. Selain mengoperasikan jet tempur ringan FA-50 Fighting Eagle, Polandia memproyeksikan jet tempur utama pada F-35A Lightning II. Dan sebagai negara anggota NATO yang riskan terdampak perang di Ukraina, unit pertama F-35A pesanan Polandia telah diluncurkan oleh Lockheed Martin. (more…)
Setelah sukses meluncurkan rudal anti kapal Naval Strike Missile (NSM) dari kapal perusak (destroyer) HMAS Sydney D42 (Hobart Class) pada 15 Juli 2024. Kini ada kabar lanjutan dari Australia terkait dengan Kongsberg – produsen rudal NSM, yakni ada rencana strategis untuk memproduksi rudal jelajah jarak jauh bersama perusahaan asal Norwegia tersebut. (more…)
Dengan sikap keras Turki yang menentang invasi Israel di Jalur Gaza, maka bukan tidak mungkin Negeri Ottoman akan terseret konflik di Timur Tengah. Meski tidak terkait langsung dengan kegaduhan tersebut, ada kabar terbaru bahwa Turki telah meluncurkan sistem pertahanan udara berlapis yang disebut “Steel Dome.” (more…)
Nama Gurun Taklamakan di wilayah Ruoqiang, Cina tengah, sepertinya menjadi area yang rajin diintai oleh satelit ‘mata-mata’ Amerika Serikat. Setelah pada tahun 2021 terekam dari foto satelit replika atau dummy kapal induk nuklir AS yang dibangun di tengah gurun pasir, maka di wilayah yang sama, kini terekam deretan mockup jet tempur stealth F-22 Raptor dan F-35 Lightning II. (more…)