Meski belum mengumumkan seperti Belanda dan Denmark, Belgia sebagai donatur persenjataan dan logistik untuk Ukraina, juga punya rencana untuk mengirim beberapa unit jet tempur F-16 Fighting Falcon ke Ukraina. Namun, tidak seperti stok F-16 milik Belanda dan Denmark yang serviceable, maka armada F-16 Belgia diwartakan mengalami sejumlah masalah. Apakah itu? (more…)
Terlepas statusnya sebagai sekutu ring satu Amerika Serikat, Australia juga dikenal (sampai saat ini) sebagai operator jet tempur stealth F-35A Lightning II terbesar di luar AS. Dengan dua poin yang menguntungkan tersebut, industri dirgantara Australia belum lama ini ‘naik peringkat’ dengan mencanangkan sebagai regional hub maintenance bagi seluruh F-35A yang dioperasikan di kawasan Indo-Pasifik. (more…)
Bulan Maret lalu, Pemerintah Rumania menyatakan minatnya yang kuat untuk mengakusisi jet tempur stealth F-35 Lightning II, yakni mengikuti keputusa Polandia dan Republik Ceko, yang lebih dulu memutuskan membeli penempur generasi kelima tersebut. (more…)
Bangkai F-35B Inggris daam posisi terbalik di kedalaman 2000 meter
Kilas balik ke 17 November 2021, saat itu terjadi insiden jatuhnya sebuah jet tempur stealth F-35B Lightning II milik Inggris di Laut Mediterania. Jet tempu produksi Lockheed Martin seharga US$130 juta itu jatuh sesaat lepas landas dari kapal induk HMS Queen Elizabeth. Lantaran terbilang alutsista strategis yang bermuatan material sensitif, maka evakuasi bangkai harus dilakukan dengan tujuan investigasi dan mengamankan bangkai dari upaya pencurian data oleh pihak lawan. (more…)
Setelah sebelumnya kompatibel dengan jet tempur F/A-18E/F Super Hornet dan pesawat intai P-8A Poseidon, kini Angkatan Laut AS (US Navy) punya keinginan untuk melengkapi jet tempur stealth F-35 dengan rudal anti kapal jarak jauh AGM-158C LRASM (Long Range Anti-ship Missile). Untuk maksud tersebut, maka diperlukan upaya integrasi khusus dari Lockheed Martin Missiles Fire Control (MFC) unit. (more…)
Melengkapi pengadaan 35 unit jet tempur steath F-35A Lightning II, Jerman rupanya juga akan membeli paket persenjataan untuk F-35 dalam jumlah yang sangat besar. Hal tersebut diketahui setelah US Defense Security Cooperation Agency (DSCA) memberikan persetujuan atas potensi penjualan 969 rudal udara ke udara ke udara AIM-120C-8 Advanced Medium-Range Air-to-Air Missiles (AMRAAM) senilai US$2,9 miliar. (more…)
Meski Amerika Serikat terlihat demikian ‘galak’ terhadap Cina, namun, ada jenis material penting yang dikuasi Cina, dan bila pasokannya terhambat bisa berpengaruh besar, bahkan berpotensi mengguncang industri pertahanan Negeri Paman Sam. Yang dimaksud material tersebut adalah galium, jenis bahan di mana Cina memegang kunci sebagai produsen dan pemasok utama dunia. Galium adalah material penting yang mendukung komponen pada sistem radar canggih AESA (Active Electronic Scanning Array). (more…)
Industri pertahanan Jerman sempat memprotes keras pengadaan jet tempur stealth F-35A Lightning II untuk Angkatan Udara Jerman, pasalnya industri pertahanan Jerman yang tidak terlibat proyek Joint Strike Fighter (JSF) tidak kebagian ‘kue’ dari akuisisi 35 unit F-35A senilai US$8,4 miliar. Namun, isu tersebut kini dapat diredam, pasalnya manufaktur asal Jerman, Rheinmetall telah bergabung dalam fase produksi F-35. (more…)
Meski kerap dicela karena banyak mengalami insiden, namun kenyataan, jet tempur stealth F-35 Lightning II produksi Lockheed Martin sangat laris di pasaran. Bahkan pencapaian produksinya layak disebut spektakuler. Sejak prototipenya terbang perdana pada 15 Desember 2006 dan kini dioperasikan oleh 17 negara, jalur produksi F-35 series dikabarkan akan mencapai jumlah 1.000 unit pada akhir tahun ini. (more…)
Dalam persepektif umum, dikatakan bahwa jet tempur produksi untuk pasar ekspor punya standar kemampuan di bawah produk yang digunakan oleh negara asal, atau ada istilah downgrade. Namun, apakah hal tersebut benar? Jawabannya sangat mungkin, tapi ada yang berbeda dengan jet tempur stealth F-35A Lightning II. (more…)