Momen bersejarah bagi pertahanan maritim Indonesia makin dekat. Kapal induk eks-Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi (C551), dijadwalkan tiba di Jakarta pada 18 September 2026. Dalam pelayarannya menuju Tanah Air, kapal tersebut mendapatkan pengawalan ketat dari dua fregat PPA (Pattugliatore Polivalente di Altura) terbaru milik TNI AL, yakni KRI Brawijaya 320 dan KRI Prabu Siliwangi 321. (more…)
Di balik demonstrasi kekuatan (power projection) Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) di perairan Timur Tengah, sebuah krisis kemanusiaan yang sunyi membayang di balik dinding baja kapal induk USS Abraham Lincoln (CVN-72). Berlayar selama lebih dari delapan bulan tanpa kepastian tanggal pulang, beban tekanan mental ekstrem dilaporkan mulai meretakkan ketahanan psikologis para prajurit di atas kapal perang raksasa berbobot 100.000 ton tersebut. (more…)
Setelah bertolak dari Taranto, Italia pada 1 Juni 2024, kapal induk ITS Cavour yang tergabung dalam Carrier Strike Group (CSG) Angkatan Laut Italia dikabarkan telah tiba di Singapura. Foto-foto yang diunggah di media sosial, memperlihatkan ITS Cavour dan kapal perang pendamping, frigat FREMM ITS Alpino tengah sandar di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Changi. (more…)
Ibarat ada gula ada semut, konvoi kapal perang Inggris dan sekutunya dalam Carrier Strike Group 21 (CSG-21) rupanya telah memikat perhatian armada Cina untuk menguntit, terlebih ketika konvoi CSG-21 yang berintikan kapal induk HMS Queen Elizabeth melintas di kawasan Laut Cina Selatan. Tak ingin berhadapan langsung, diketahui kapal selam serang nuklir milik AL Cina telah membayangi pergerakan CSG-21. (more…)
Gugus tempur Inggris dalam Carrier Strike Group (CSG)-21 kini sudah berada atau mungkin saat tulisan ini diturunkan sudah melintasi kawasan Laut Cina Selatan. Dengan dibayang-bayangi armada laut Cina, konvoi CSG-21 terus mantab berlayar menuju tujuan akhir di Perairan Jepang. (more…)