
Lantaran bakal diakuisisi oleh Indonesia, debut rudal pertahanan udara (hanud) buatan Turki ini selalu mendapat sorotan netizen dalam pengembangannya. Persisnya, pada 30 Juli 2025, Aselsan dan Kementerian Pertahanan Turki mengumumkan penyelesaian serial production acceptance tests pada rudal Siper, yang artinya rudal siap produksi massal dan operasional rutin sudah bisa dimulai segera. (more…)

Kemampuan drone tempur (UCAV) Bayraktar TB2 semakin bertaji, yakni mampu menjalankan misi untuk meladeni peperangan elektronik (electronic warfare). Kemampuan baru ini dapat dicapai berkat adopsi Antidot 2-U/S ESM (Electronic Support Measures) Pod produksi Aselsan. (more…)

Rheinmetall dari Jerman mungkin perlu waspada, pasalnya produk andalannya yakni sistem pertahanan udara (self propelled) Skyranger 30 dan Skyranger 35 yang dipasang pada ranpur Boxer 8×8, bakal mendapat saingan langsung dari Aselsan Manufaktur sistem senjata dari Turki itu belum lama ini memperkenalkan apa yang disebut sebagai Kalkan-050G. (more…)

Setelah tertunda satu tahun, Komando Pertahanan Angkatan Udara Turki dikabarkan akan mulai mengoperasikan sistem rudal hanud jarak jauh Siper pada akhir tahun 2024. Siper digadang untuk dapat mengimbangi sistem hanud S-400 yang telah eksis digunakan arhanud Turki. Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengembangkan dan memperoleh berbagai sistem pertahanan udara, termasuk Gürz, Korkut, Sungur, dan Hisar. (more…)

Perusahaan pertahanan terkemuka asal Turki, Aselsan, belum lama ini sukses menggelar uji coba peluncuran bom pintar (smart bomb) atau glibe bomb berpemandu ‘Tolun’. Dipasang pada peluncur – smart pneumatic quad rack – smart rack system (Sadak-4T), Tolun dengan pemandu GPS/INS (Global Positioning System/Inertial Navigation System) dilepaskan dari jet tempur F-16 Fighting Falcon. (more…)

Selain Main Battle Tank (MBT) Altay dan Leopard 2A4, Angkatan Darat Turki juga mengoperasikan ratusan MBT ‘lapis kedua’ dari generasi yang lebih tua, seperti Leopard 1 dan M60 Patton. Yang disebut terakhir jumlahnya terbilang sangat besar, lebih dari 700 unit M60 Patton dan telah menjalani serangkaian upgrade karena usia penggunaan yang terbilang panjang oleh militer Turki. (more…)

Frigat Jose Rizal Class – BRP Jose Rizal dan BRP Antonio Luna, buatan Hyundai Heavy Industries adalah flagship bagi Angkatan Laut Filipina. Mengadopsi desain semi stealth, Jose Rizal class dibekali dengan sistem senjata yang tercanggih untuk kelas kapal perang Filipina, termasuk rudal anti kapal, rudal hanud jarak pendek (Mistral) dan helikopter anti kapal selam. Namun, ada yang kurang, Jose Rizal class belum dibekali kanon reaksi cepat – Close In Weapon System (CIWS). (more…)

Update seputar program Ozgur, yakni upgrade F-16 Viper yang dilakukan oleh Turki, menarik untuk dicermati. Selain kisah tarik ulur guna meraih izin Washington, Ozgur menuai perhatian lantaran menjadi program upgrade F-16 Block 30 ke standar Block 70 Viper pertama kali yang dilakukan dengan komponen non-AS. (more…)

Angkatan Udara Turki lewat program Ozgur akan melakukan upgrade besar-besaran pada armada jet tempur F-16 ke standar ‘Viper’. Yang menarik dari program Ozgur adalah beberapa komponen penting pada pesawat tempur tersebut dipasok oleh perusahaan dalam negeri. Dan salah satu komponen yang mendapat perhatian besar adalah adopsi radar AESA (Active Electronically Scanned Array) Murad yang diproduksi oleh Aselsan. (more…)

Terlepas dari polemik, diakui bahwa desain sistem pertahanan udara (hanud) Pantsir S-1 adalah sesuatu yang menarik. Memadukan unsur kanon, rudal hanud dan radar dalam satu platform mobile yang kompak, mewujudkan gelar hanud hybrid dalam dilakukan kapan dan dimana saja. Dan rupanya spirit desain Pantsir juga dilirik oleh Aselsan. (more…)