
Jet tempur F-22 Raptor, selama ini dikenal sebagai salah satu monster langit paling mematikan berkat kemampuan siluman (stealth) yang membuatnya nyaris tidak terlihat oleh radar musuh. Di balik performa superior tersebut, jet tempur ini diselimuti oleh warna cat abu-abu khas yang mendominasi hampir seluruh bodi pesawat. (more…)

Tepat pada hari ini, 30 Juni 1968, sejarah penerbangan militer dunia mencatat sebuah pencapaian fenomenal ketika pesawat angkut berat terbesar milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF), Lockheed C-5 Galaxy, sukses melaksanakan penerbangan perdana (first flight). Mengambil tempat di fasilitas pabrik Lockheed di Marietta, Georgia, raksasa besi ini mengudara ke langit untuk pertama kalinya guna membuktikan kemampuan desain radikalnya. (more…)

Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dilaporkan tengah memulai langkah radikal yang akan menjungkirbalikkan doktrin pertempuran udara jarak jauh (Beyond Visual Range) global. Melalui program ambisius bertajuk Air Force Long Range Weapon (AFLRW), pentagon kini sedang memburu desain rudal udara-ke-udara mutakhir yang mampu menghantam target pada jarak ekstrem, sedikitnya 1.000 mil laut atau setara dengan 1.852 kilometer. (more…)

Insiden jatuhnya pesawat pembom strategis B-52H Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) di Edwards Air Force Base baru-baru ini kembali membuka diskusi hangat di kalangan pencinta aviasi militer. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul pasca-kecelakaan maut tersebut adalah mengapa sistem keselamatan darurat pesawat tidak mampu menyelamatkan para kru. (more…)

Pada 9 Juli 2025, Angkatan Udara AS (USAF) mencapai momen pengenting, yakni berlangsungnya pengiriman unit ke-500 dari pesawat tempur stealth F-35A Lightning II. F-35A ke-500 tersebut tiba di Florida Air National Guard’s 125th Fighter Wing, Jacksonville. Pesawat tersebut merupakan salah satu dari tiga F-35A pertama yang ditugaskan secara permanen ke wing tersebut, yang dikenal sebagai “Thunder,” dan menampilkan ciri khas ekor yang merupakan warisan unit tersebut. (more…)

Satuan maintenance Angkatan Udara AS (USAF) berhasil mencatatkan prestasi, yaitu dengan tuntasnya tahapan perbaikan ‘besar-besaran’ atas sebuah C-130J Super Hercules yang mengalami kerusakan parah. Persisnya, C‑130J Super Hercules dengan tail number 5736, pada 28 Juli 2025, telah resmi beroperasi kembali setelah lima tahun menjalani upaya rebuilt. (more…)

Hot pit refueling, yakni teknik pengisian bahan bakar pesawat di darat tanpa mematikan mesin, menjadi kemampuan yang wajib diasah oleh setiap angkatan udara, terutama guna mengurangi waktu rentan di darat saat terjadi perang. (more…)

Roket kaliber 70 mm dengan kit pemandu APKWS (Advanced Precision Kill Weapon System) digadang sebagai solusi efektif dan murah untuk menghancurkan drone. Solusi ini awalnya dipersiapkan untuk peluncuran dari darat ke udara Vampire Counter-Unmanned Aerial Systems. Namun, ada kabar bahwa roket 70 mm dengan kit APKWS berhasil digunakan pada jet tempur F-16 dan telah berhasil menghancurkan drone Houthi. (more…)

Meski masih dalam masa uji coba, Angkatan Udara AS (USAF) rupanya pelan-pelan ingin memuaskan rasa ingin tahu para pemerhati militer pada sosok pembom stealth terbaru, B-21 Raider. Yakni dengan untuk pertama kalinya dirilis foto-foto udara yang memperlihatkan detail kulit dari desain sayap terbang (flywing). (more…)

Sebagai pesawat angkut multirole, sudah barang tentu C-130 Hercules mampu menggenjot jarak jelajah dan endurance terbang dengan menggunakan tangki bahan bakar eksternal (external fuel tank). Terkhusus pada varian terbaru, yakni C-130J Super Hercules, rupanya penggunaan tangki bahan eksternal untuk meningkatkan endurance, masih langka diterapkan, khususnya di lingkup Angkatan Udara AS (USAF) yang armada Super Hercules-nya dapat dimanjakan dengan kemampuan air refueling. (more…)