
Bulan lalu, Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) II, Tanjung Priok disinggahi beberapa kapal perang asing dalam rangka hajatan Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018. Dan kini, di dermaga yang sama telah hadir dua kapal perang AL Jepang. (more…)

Siapa yang tak kenal dengan Cadilage Cage V-150 Commando, panser 4×4 ini begitu melekat sebagai arsenal Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya Kodam Jaya. Debutnya pun kondang sebagai ranpur yang merekatkan cita rasa antara Indonesia, Singapura, Thailand, dan Filipina sebagai penggunanya. Didatangkan pada pertengahan 1970-an lewat proyek Giling Wesi, jelas usia V-150 kini tak muda lagi. TNI AD lewat Direktorat Peralatan Bengkel Pusat Peralatan (Ditpalad) pun telah melakukan serangkaian retrofit. (more…)

Adopsi quad rail handguard dan popor jenis telescopic buttstock pada senapan serbu tengah menjadi tren saat ini. Menawarkan fleksibilitas dalam pemasangan beragam aksesoris serta kelengkapan, adalah kemudahan yang ditawarkan dari konsep quad rail handguard. Dan kini dipasaran beberapa manufaktur telah mencomot model tersebut, sebut saja Heckler&Koch, SIG Sauer dan dari dalam negeri Komodo Armament bahkan telah merilis model senapan serbu kaliber 5,56 x 45 mm yang mengusung kombinasi desain quad rail handguard dan popor telescopic buttstock. (more…)

Ambisi Soekarno untuk menyatukan Nusantara pada kenyataan membuat Indonesia bersitegang langsung dengan Inggris, Belanda, dan kemudian menyeret Australia. Menyadari menghadapi ‘lawan’ negara-negara besar, jauh-jauh hari pun sudah terpikirkan untuk melindungi kawasan obyek vital nasional, terutama Ibukota Jakarta bila suatu waktu menjadi target serangan udara. Maka tak heran kemudian bila Jakarta sempat dilindungi oleh tiga skadron peluncur rudal hanud (SAM) jarak jauh SA-2. (more…)

Setelah ada kabar bahwa Korps Marinir tak puas dengan performa ranpur (kendaraan tempur) amfibi BTR-4M, maka masa depan panser 8×8 besutan Ukraina ini menjadi tak jelas. Lima unit BTR-4M telah dikapalkan ke Indonesia untuk menjalani sesi uji fungsi, dan sedianya BTR-4M akan diakuisisi hingga jumlah 55 unit. Terlepas dari performa yang kurang optimal, tak lantas panser ini dianaktirikan, Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono pada saat melakukan pengecekan BTR-4M di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (17/4/2017), memerintahkan prajurit Resimen Kavaleri (Menkav) untuk senantiasa merawat kendaraan dan material tempur dengan baik. (more…)

Meski tak lagi menjadi kekuatan udara nomer satu di kawasan Asia Tenggara, TNI AU untuk urusan pengalaman tempur, khususnya yang menyangkut bantuan tembakan udara adalah kekuatan yang amat diperhitungkan. Walau toh hingga kini masih mengandalkan dumb bomb, dalam catatan TNI AU punya pengalaman dalam menggunakan bom cluster (bom tandan), atau ada yang menyebut sebagai bom curah. Karena punya daya rusak yang besar, bahkan tak jarang menimbulkan collateral damage, penggunaan bom cluster telah dilarang dalam hukum Humaniter Internasional. (more…)

Dilihat dari tampilannya, helikopter ini jelas sangat jadul , ini wajar mengingat Mi-2 pertama kali terbang pada 22 September 1961. Meski kemudian mengelurkan banyak varian, pada dasarnya tidak ada perubahan dari aspek desain. Walau hadir dalam tampilan jadoel, Mi-2 terbilang cukup banyak diproduksi, sampai tahun 2003, total ada 6.500 unit yang digunakan di lebih dari 28 negara. Di Indonesia Mi-2 juga sempat eksis di awal tahun 2000-an, yakni mengisi kekuatan armada helikopter di Puspenerbal TNI AL dan Direktorat Kepolisian Udara. (more…)

Bicara tentang jet tempur tercanggih, frigat tercanggih sampai drone tercanggih di Asia Tenggara, maka semuanya melekat di militer Singapura. Selain itu, Singapura Negeri Pulau yang luas areanya hanya sebentangan DKI Jakarta, juga memiliki panser tempur tercanggih di kawasan ini. Hebatnya panser dengan nama “AV-81 Terrex 8×8” adalah produksi industri dalam negeri, ST Engineering yang memang reputasinya telah mengglobal. (more…)

Hari itu, Kamis 12 Juli 2001 menjadi momen yang menegangkan di Republik ini, sebagai reaksi memanasnya hubungan antara Presiden Abdurrahman Wahid dan Kapolri Jenderal Polisi Surojo Bimantoro, untuk pertama kalinya muncul sosok ranpur lawas legendaris M8 Greyhound. Di luar peristiwa politik, kemunculan Greyhound ikut membetot perhatian, pasalnya panser ini tidak pernah ditampilkan (lagi) oleh Korps Brimob. Sebagai ranpur ringan era Perang Dunia II, masyarakat lebih mengenal Greyhound sebagai monumen di halaman depan Museum Satria Mandala, Jakarta. (more…)

Bagi kebanyakan orang, rantis (kendaraan taktis) panser APC (Armoured Personnel Carrier) Barracuda 4×4 adalah ‘identitas’ dari kehadiran Korps Brimob Polri dalam beragam operasi. Eksistensi panser produksi Doosan Infracore, Korea Selatan ini seolah menggeser popularitas Tactica buatan BAE Land System, Inggris. Tactica adalah rantis lapis baja yang kondang digunakan Brimob pada dekade 90-an. (more…)