Latest

Ada Komponen Buatan Swiss di Rudal Hanud MANPADS 9K333 Verba Rusia

Sebagai sebuah sistem, alutsista seperti rudal dan drone dirancang dan dibangun dari beragam jenis komponen, dan tak jarang komponen berteknologi tinggi itu berasal dari ‘impor’ tak resmi. Seperti saat terjadi konflik, membongkar alias unboxing alutsista lawan menjadi aktivitas yang menarik, yang tak jarang ada temuan bahwa alutsista yang dimaksud justru menggunakan komponen asal negara-negara yang notebene menjadi lawan. (more…)

PT Pindad Tuntaskan Pengembangan Roket MLRS R-Han 122B

R-Han 122mm pada platform peluncur jip Land Rover

Meski pengembangan teknologi roket di Indonesia maju mundur, namun, belum lama ini ada kabar dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI, yang menyebut bahwa pengembangan roket balitsik untuk sistem senjata artileri kaliber 122 mm telah tuntas dilakukan oleh PT Pindad. Roket 122 mm adalah jenis amunisi artileri dengan standar Rusia/Soviet yang disiapkan untuk jenis senjata MLRS (Multiple Launch Rocket System). (more…)

Setelah Isu Embargo, Brasil Akhirnya Kirim Batch Perdana APC Guarani 6×6 ke Filipina

Setelah sempat digoyang isu embargo dari Jerman, Brasil akhirnya dapat mengirimkan batch perdana ranpur Iveco Guarani 6×6 ke Filipina. Batch (gelombang) perdana Guarani 6×6 saat ini tengah dikapalkan dari Brasil. Mengutip dari akun X Max Montero – @monteromax yang merujuk pada laporan dari Technologia & Defesea, ada lima unit Guarani di Pelabuhan Santos, tengah dimuat ke dalam kapal kargo komersial menuju Filipina. (more…)

Angkatan Udara Filipina Klaim FA-50 Fighting Eagle Berhasil ‘Tembak’ F-22 Raptor

Apakah mungkin jet tempur generasi keempat mampu mengalahkan jet tempur generasi kelima? Maka jawabannya akan sangat bergantung pada beragam faktor. Meski di atas kertas jet tempur generasi kelima serba unggul, tapi bukan tak mungkin penempur generasi keempat serba inferior dan tak berdaya. Seperti belum lama ini, Angkatan Udara Filipina – Philippine Air Force mengklaim jet tempur FA-50PH miliknya berhasil mengunci dan menjatuhkan jet tempur stealth F-22 Raptor. (more…)

Respon Dinamika Global, AS Ciptakan B61-13: Bom Gravitasi dengan Hulu Ledak Nuklir 360 Kiloton

Pasca Perang Dingin, ada kesan Amerika Serikat mulai mengabaikan persediaan senjata nuklirnya. Maklum, pasca perang dingin ancaman konflik dominan pada peperangan konvensional. Namun, meletusnya perang Ukraina telah mengubah strategi nuklir AS. Dan salah satu arsenal senjata nuklir AS yang legendaris dan sampai saat ini masih terus disiapkan adalah bom gravitasi (dumb bomb) B61. (more…)