Pada artikel kami terdahulu telah diulas bahwa Rusia telah menggunakan bom udara konvensional, atau bom bodoh (dumb bomb) yang dilengkapi dengan modul UMPK (Unifitsirovannyi Modul Planirovaniya Korrektsii) – modul peluncuran dan koreksi terpadu, yang menjadikan bom bodoh meningkat kodratnya menjadi bom udara berpemandu. Yang salah satunya sudah digunakan pada bom FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba)-250 (more…)
Meski Amerika Serikat tengah ‘bokek’, tapi tak menyurutkan niat Presiden Joe Biden untuk mengirimkan paket persenjataan baru ke Ukraina. Salah satunya adalah kemungkinan pengiriman batch pertama Ground Launched Small Diameter Bomb (GLSDB) pada awal Januari 2024. Menurut Reuters, Washington telah menandatangani kontrak dengan Boeing pada bulan Maret lalu utuk memasok GLSDB pada bulan Desember 2023 dan selanjutnya akan dikirim ke Ukraina. (more…)
Meski jalur produksinya akan ditutup pada akhir tahun 2025, jet tempur F/A-18E/F Super Hornet yang menjadi backbone kekuatan udara Angkatan Laut AS (US Navy), terus mendapatkan update persenjataan. Yang terbaru adalah kabar rencana Super Hornet yang disiapkan untuk mampu meluncurkan bom pintar GBU-53/B StormBreaker produksi Raytheon Technologies (RTX). (more…)
Meski masuk kategori dumb bomb (bom bodoh) yang terjun bebas tanpa pemandu, namun populasi bom udara FAB (Fugasnaya Aviatsionnaya Bomba) series diperkirakan sangat besar, khususnya di tangan Rusia yang mewarisi sejak era Uni Soviet. Lantaran stok yang banyak dan kemudahan dalam deployment, maka FAB series juga digunakan Rusia dalam serangan udaranya di Ukraina. Meski desainnya kaku laksana tabung gas elpiji, sudah ada upaya untuk menjadikan FAB series sebagai bom pintar yang berpemandu. (more…)
Pasca Perang Dingin, ada kesan Amerika Serikat mulai mengabaikan persediaan senjata nuklirnya. Maklum, pasca perang dingin ancaman konflik dominan pada peperangan konvensional. Namun, meletusnya perang Ukraina telah mengubah strategi nuklir AS. Dan salah satu arsenal senjata nuklir AS yang legendaris dan sampai saat ini masih terus disiapkan adalah bom gravitasi (dumb bomb) B61. (more…)
Serangan balasan Israel terhadap sasaran yang diduga basis milisi Hamas terus berlanjut. Seolah ingin meluapkan kemurkaan, militer Negeri Yahudi telah menggunakan jenis senjata berpresisi untuk mengeliminasi sejumlah sasaran di Jalur Gaza, Palestina. Setelah rudal Hellfire dan Spike NLoS, dari rekaman video yang beredar, disebut Israel menggunakan bom pintar (smart bomb) SPICE-2000. (more…)
Dari atas ke bawah – Bom Live- P-100L, P-250L dan P-500L.
Bom latih/tajam (practice/live) P series (P-100, P-250 dan P-500) produksi perusahaan swasta nasional PT Sari Bahari, sudah lumayan dikenal netizen, terutama dari tampilan bom P series yang unik dengan desain laksana ‘tabung gas elpiji.’ Lain dari itu, P series lekat dimata, karena menjadi jenis ‘dumb bomb’ yang digunakan pada arsenal jet tempur Sukhoi Su-27/Su-30 TNI AU. (more…)
Bicara tentang alutsista, maka kenyataan saat ini arsenal TNI masih didominasi oleh produk impor. Dan ketika ada kabar bahwa industri pertahanan dalam negeri mampu melakukan ekspor alutsista, maka ada suatu rasa kebanggaan tersendiri, terlebih bagi PT Sari Bahari, yang menjadi perusahaan pertama dari Indonesia yang melakukan ekspor bom latih dalam jumlah lumayan besar ke Vietnam. (more…)
Operasi di malam hari, tentu punya tantangan tersendiri bagi para penerbang tempur, seperti pada kasus serangan udara ke permukaan, khususnya bombing. Dalam operasi militer, pemboman tak selalu bertumpu pada kondisi siang hari, di pekatnya malam pun, seorang penerbang tempur harus dapat melepaskan bom secara akurat ke sasaran di permukaan. (more…)
Seperti telah dikupas pada artikel sebelumnya, bahwa Ukraina secara mengesankan mampu melakukan modifikasi pada jet tempur era Soviet, Sukhoi Su-27, dengan membawa bom pintar – smart bomb) Joint Direct Attack Munition-Extended Range (JDAM-ER). Meski terlihat mudah, apalagi sebelumnya Ukraina sukses mengintegrasikan rudal AGM-88 High speed Anti-Radiation Missile (HARM) pada MiG-29 dan Su-27, namun, nyatanya ada kesulitan tersendiri pada instalasi JDAM-ER di Su-27. (more…)