Dengan desain yang kompak dan modern, korvet Karakurt class tak pelak menjadi andalan Angkatan Laut Rusia dalam penggelaran kekuatan tempur di kawasan Baltik, Laut Hitam dan Pasifik. Mulai dioperasikan pada tahun 2018, menyiratkan bahwa korvet dengan bobot 800 ton ini mencerminkan era baru armada Rusia. Dalam kualifikasi Angkatan Laut Rusia, Karakurt class disebut sebagai small missile ships, yang dengan rudal jelajah anti kapal Kalibr-nya, Karakurt class ikut ‘mengguyur’ Ukraina dari Laut Hitam. (more…)
Dengan bobot 11.000 ton, frigat F126 class nantinya akan menjadi kapal perang terbesar Jerman yang dibangun sejak Perang Dunia Kedua. Namun untuk saat ini, jenis kapal perang terbesar Angkatan Laut Jerman (Deutsche Marine) adalah Berlin class oiler, meski bukan dari jenis kapal kombatan, tapi kapal tanker dan logistik ini mendapat predikat kapal terbesar di arsenal Angkatan Laut Jerman dengan bobot 20.240 ton. (more…)
Meski baru diserahkan pada tahun 2025 dan 2026, ada titik cerah bagi Angkatan Laut Filipina yang tengah mendapat ‘bully-an’ dari China Coast Guard di wilayah laut yang disengketakan. Setelah pada 28 Desember 2021 diteken kontrak pengadaan dua unit korvet untuk Angkatan Laut Filipina, maka pada 22 November 2023, telah dilangsungkan tahapan untuk pembangunan dua korvet oleh Hyundai Heavy Industries (HHI) di Ulsan, Korea Selatan. (more…)
Angkatan Laut Jerman begitu kuat semasa Perang Dunia Kedua, bukan hanya armada kapal selam, aset kapal permukaannya pun sangat disegani sekutu, seperti halnya Bismarck class battleship yang bobotnya mencapai 50.000 ton. Namun begitu Jerman kalah perang, maka kekuatan ofensif armada perangnya diubah menjadi defensif dengan bobot kapal perang dan persenjataan yang dibatasi dalam struktur kerja sama NATO. (more…)
Meski terus dibantah oleh Kamboja, namun pembangunan pangkalan angkatan laut (Lanal) Ream di Teluk Thailand yang didanai Cina telah mendapat sorotan dari komunitas pertahanan. Setelah update foto satelit pembangunan Lanal Ream terungkap, maka belum lama ini terkuak secara tidak sengaja, bahwa dua kapal perang Angkatan Laut Cina tengah berlabuh di Lanal Ream. (more…)
Mulai dari jet tempur, pesawat intai sampai drone yang beroperasi dari kapal induk, identik dengan desain sayap yang dapat dilipat. Lantaran ruang yang terbatas di dek dan hanggar kapal induk, maka desain sayap lipat telah mulai digunakan sejak era Perang Dunia Kedua. Meski begitu tak semua jet tempur yang beroperasi di kapal induk, harus bersayap lipat. Sebut saja, jet tempur Dassault Rafale-M yang baru saja dipesan Angkatan India dan telah beroperasi di kapal induk Cherles de Gaulle, sayapnya tidak dapat dilipat. (more…)
Pada pertengahan November lalu diramaikan kabar ‘penyerangan’ dengan menggunakan ledakan sonar pada penyelam Angkatan Laut Australia, yang diduga dilakukan kapal perusak (destroyer) Angkatan Laut Cina, saat penyelam Angkatan Laut Australia berusaha melepaskan jaring nelayan yang menjerat baling-baling frigat HMAS Toowoomba (ANZAC class), yang tengah berlayar di perairan internasional dalam zona ekonomi eksklusif Jepang. (more…)
Setelah proses pengecetan dan pengecekan peforma di galangan PT PAL Indonesia, Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat 992 yang sudah bercat warna putih, saat ini telah bersandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Koarmada I Jakarta. Kelancaran pelayaran dari Surabaya sejak Rabu (29/11) hingga tiba di Jakarta hari ini berjalan dengan baik. (more…)
Pada bulan Agustus lalu, Spanyol menawarkan paket pengadaan dua kapal selam berikut pembangunan pangkalannya ke Filipina. Dan hal itu telah menarik perhatian publik di Asia Tenggara, terlebih pada yang ditawarkan, yakni sosok kapal selam berteknologi air-independent propulsion (AIP) S-80 Plus class (aka – Isaac Peral class). Meski terbilang canggih, ada ganjalan dalam pemasaran kapal selam ini, yakni saat ditawarkan, belum satu pun S-80 Plus class yang dioperasikan secara resmi oleh Angkatan Laut Spanyol. (more…)
Jagad helikopter anti kapal selam (AKS) ketambahan jenis baru, yakni dengan penerbangan perdana NH90 Sea Tiger di fasilitas Airbus Helicopters di Donauwörth, Jerman. NH90 Sea Tiger dipesan sebanyak 31 unit dengan nilai kontrak 2,7 miliar euro pada tahun 2020 untuk memperkut sistem senjata pada frigat Angkatan Laut Jerman (Deutschemarine). (more…)