
Punya roadmap produk pertahanan yang cukup luas, maka bukan yang pertama bagi Norinco (China North Industries Corporation) menciptakan highly mobile Air Defence System (ADS). Seperti pada Pemeran Pertahanan World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh, Arab Saudi (4 – 8 Februari 2024), Norinco memamerkan jenis mobile ADS yang diintegrasikan pada sasis ranpur lapis baja beroda ban 8×8. (more…)

Relokasi anggaran pertahanan rupanya tak hanya dialami oleh Indonesia, sekelas Negeri Paman Sam nyatanya harus melakukan gebrakan besar terkait pengembangan program alutsista masa depan. Salah satunya yang belum lama mendapat sorotan adalah keputusan dari Angkatan Darat AS (US Army) untuk membatalkan program Future Attack Recon Aircraft (FARA). (more…)

Seperti halnya Indonesia, Arab Saudi adalah salah satu negera pengguna self propelled howitzer CAESAR (Camion Equipe’ d’un Syste’me d’ ARtillerie) 6×6 155 mm buatan Nexter Systems. Bahkan Arab Saudi adalah pengguna terbesar CAESAR 6×6 terbesar untuk pasar ekspor, sebut saja Negeri Raja Salman ini mengoperasikan setidaknya 132 unit CAESAR, sebagai perbandingan Indonesia mengoperasikan 55 unit CAESAR. Nah, pada Pameran Pertahanan World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh (4 – 8 Februari 2024), Arab Saudi berupaya menciptakan kemandirian alutsista di segmen self propelled howitzer. (more…)

Pasca bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991, maka tiada lagi musuh potensial langsung di Eropa, dengan begitu ada perubahan strategi pertahanan yang diterapkan Belanda, yakni dengan menghapus keberadaan Main Battle Tank (MBT). Namun, dinamika yang terjadi dalam perang di Ukraina, telah membuat pemerintah Belanda untuk berpikir ulang terkait keberadaan ranpur lapis baja, khususnya MBT. (more…)

Postingan hari ini di akun X (d/h Twitter) Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI menampilkan profil singkat senapan laras panjang Designated Marksman Rifle (DMR) SPM 1 produksi PT Pindad. Mengadopsi kaliber 5,56 x 45 mm khas senapan serbu NATO, SPM 1 disebut punya jarak tembak efektif 400 meter bila menggunakan alat bidik mekanik, dan 600 meter bila menggunakan alat bidik optik. (more…)

Invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 telah merubah peta politik dan strategi pertahanan di Eropa. Negara-negara Eropa yang sebagian besar terafiliasi dengan NATO tak pelak menjadi gusar dan khawatir ikut terdampak perang. Untuk itu serangkaian inisiatif baru dilakukan untuk memperkuat pertahanan di Benua Biru, selain 19 negara Eropa yang bersatu salam ‘European SkyShield Initiative’, ada usulan anyar dari Italia yang terbilang kontroversial, yakni pembentukan European Army alias tentara Eropa. (more…)

Manufaktur kendaraan tempur asal Turki, Otokar dan Leonardo, manufaktur alat pertahanan dari Italia, berkolaborasi dalam Pameran Pertahanan Internasional World Defense Show (WDS) 2024 di Riyadh, Arab Saudi (4 – 8 Februari 2024). Yakni dengan memperkenalkan ranpur roda rantai Otokar Tulpar dalam varian yang dilengkapi kubah (turret) meriam Hitfact II kaliber 120 mm. (more…)

John Cockerill Defense yang bermarkas di Belgia, secara khusus merancang ranpur (kendaraan tempur) Cockerill i-X 4×4 untuk pasar Timur Tengah. Sebagai bukti, Cockerill i-X diluncurkan pertama kali pada Pameran Pertahanan Internasional WDS (World Defense Show) 2022 yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi. Dan dua tahun berlalu, pada WDS 2024 (4 – 8 Februari 2024), John Cockerill mengumumkan pencapaian Cockerill i-X, yakni sebagai ranpur darat pertama di dunia yang mampu menembak tepat sasaran, saat melaju 120 km per jam. (more…)

Selain jet tempur F-5 E/F Tiger, F-4 Phantom dan F-14A Tomcat, maka helikopter serang AH-1J Cobra juga jadi salah satu alutsista yang didapatkan Iran dari Amerika Serikat sebelum Revolusi Islam pada tahun 1979. Setelah Revolusi, hubungan antara AS dan Iran memburuk, dan Iran kemudian mengembangkan kapabilitas produksi lokal dan pemeliharaan untuk sebagian besar alutsista buatan AS, dalam hal ini termasuk AH-1J, yang jumlahnya saat ini ada sekitar 80 unit yang serviceable di tangan Angkatan Darat Iran. (more…)

Memasuki tahun ketiga perang Ukraina, pasokan Main Battle Tank (MBT) dari negara-negara Barat/NATO terasa mulai seret. Ukraina yang berharap donasi alutsista berat tentu merasakan kebutuhan mendesak akan hadirnya MBT yang bukan cuma unggul dalam kualitas, tapi ideal secara kuantitas. Nun jauh dari Timur Tengah, ada kabar bahwa Kuwait tengah mengirimkan armada MBT M-84AB ke Ukraina. Nama M-84AB terdengar asing, meski pada dasarnya merupakan varian dari MBT T-72. (more…)