Manuver ‘Shadowing’ di Orbit: Satelit Militer Rusia Kosmos-2612 Pepet Satelit Radar AS Pemasok Data ke Ukraina

Ketegangan geopolitik kini merambah hingga ke luar angkasa melalui aksi manuver presisi yang dinilai tidak biasa di orbit rendah Bumi (Low Earth Orbit). Satelit militer Rusia, Kosmos-2612—yang diluncurkan dari Kosmodrom Plesetsk dan beroperasi di ketinggian sekitar 540–546 kilometer—terdeteksi melakukan manuver terencana untuk mendekati serta menyamai orbit satelit pencitraan radar komersial milik AS, ICEYE-X36.

Baca juga: Saling Pepet di Ruang Angkasa, Satelit Rusia Dekati Satelit Mata-mata AS

Berdasarkan data penjejakan dari perusahaan intelijen antariksa LeoLabs, Kosmos-2612 yang sebelumnya berada pada jarak lebih dari 200 mil (sekitar 320 km) tiba-tiba memotong jarak hingga tersisa hanya sekitar 3 mil atau 5 kilometer saja dari satelit target. Aksi perubahan parameter orbit ini memicu alarm kewaspadaan tinggi di kalangan pengamat pertahanan global.

Target dari manuver ini adalah ICEYE-X36 (NORAD ID: 59103), sebuah satelit pengamat bumi berbobot sekitar 90 kg yang dioperasikan oleh cabang perusahaan ICEYE US di bawah konstelasi mikrosatelit komersial. Satelit kecil berteknologi Synthetic Aperture Radar (SAR) ini mengorbit pada ketinggian sekitar 550 kilometer dalam lintasan Sun-Synchronous Orbit (SSO).

Konstelasi radar ICEYE dikenal luas memegang peran krusial di medan konflik modern karena mampu menembus tutupan awan tebal maupun kegelapan malam guna menyuplai data citra intelijen real-time bagi militer Ukraina. Kehadiran satelit militer Rusia Kosmos-2612 yang sengaja bermanuver hingga berjarak 5 kilometer dari satelit SAR tersebut memperlihatkan kapabilitas rendezvous proximity operations (RPO) Moskow untuk membayangi, mengawasi, atau mengintervensi aset komersial Barat yang berfungsi ganda sebagai penyokong logistik intelijen pertahanan.

Meskipun tidak ada aksi bermusuhan secara fisik maupun gangguan sinyal langsung (hostile action) yang dicatat oleh para pemantau orbital, pergerakan ini dibaca sebagai pesan peringatan keras terhadap jaringan satelit komersial yang mendukung Kiev.

Langkah Rusia merelakan pembakaran bahan bakar satelit demi mengubah lintasan orbit menegaskan bahwa ruang angkasa telah bertransformasi menjadi teater persaingan militer aktif. (Gilang Perdana)

Cina Klaim Terobosan Baru ‘Satellite to Satellite Refueling’: Satelit BeiDou Dapat Tambahan Umur 8 Tahun

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *