Pembangunan infrastruktur militer Cina di Pulau Hainan dalam beberapa tahun terlihat cukup signifikan, dari hasil citra satelit perkuatan prasarana di matra udara dan laut terlihat meningkat drastis, dan itu bisa dimaklumi, mengingat ekspansi Beijing di kawasan Laut Cina Selatan tak akan bisa dilepaskan dari setiap unsur militer yang ada di pulau tersebut. (more…)
Naval diplomacy pada hakekatnya tak melulu berupa pengerahan armada kapal kombatan, guna menancapkan pengaruh dan kehadiran kekuatan laut juga dapat diwujudkan lewat kehadiran kapal latih hingga kapal rumah sakit. Seperti Beijing yang ngotot atas serangkaian klaim di Laut Cina Selatan, belum lama ini diwartakan telah mengirimkan kapal rumah sakit terbarunya ke kawasan Laut Cina Selatan. (more…)
Bagi Cina, mimpi ekspansi dan eskalasi di Laut Cina Selatan-lah yang mendorong Negeri Tirai Bambu memajukan pengembangan pesawat tanker, pasalnya bila pecah perang di Laut Cina Selatan, maka jangkauan operasional jet tempur/pembom Cina menjadi begitu terbatas, mengingat pesisir pantai Cina daratan dan pulau terluar yang masih terbilang jauh dari beberapa hotspot di Laut Cina Selatan. (more…)
Bagi Amerika Serikat, Filipina adalah mitra strategis dalam menghadapi berbagai kemungkinan eskalasi di Laut Cina Selatan. Ditambah adanya sinyal kuat atas pembukaan kembali pangkalan AL di Teluk Subic, makin klop kedetakan antara Negeri Paman Sam dan Negeri Pinoy. Selain mendapatkan hibah sejumlah drone intai Scan Eagle, seperti halnya Indonesia, Vietnam dan Malaysia, rupanya Filipina masih ketiban ‘rejeki’ alutsista dari AS. (more…)
Aksi armada kapal Penjaga Pantai Cina – China Coast Guard (CCG) kerap membuat tensi di Laut Cina Selatan meningkat, salah satunya seperti yang acap kali dilakukan di Perairan Natuna Utara. Berlayar lumayan jauh dari pangkalan, umumnya kapal CCG bertonase besar untuk kategori misi patroli. Bahkan kebanyakan kapal-kapal CCG punya ukuran yang sebanding dengan frigat dan korvet. (more…)
JS Kirisame (DD-104) – salah satu destroyer Murasame Class
Rupanya tak butuh waktu lama, merespon hasil kunjungan Perdana Menteri Jepang Yoshihide yang menjumpai Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada 20 Oktober lalu, Pemerintah Jepang belum lama ini dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk menjual kapal perusak (destroyer) kepada Indonesia. (more…)
Meski terlibat sengketa dengan Beijing di Laut Cina Selatan, namun rupanya, Malaysia kadung terikat kerja sama dengan Cina. Sejenak melupakan tensi di Laut Cina Selatan, unit ketiga dari kapal patroli Keris Class, dari jenis Littoral Mission Ship (LMS), belum lama ini telah diluncurkan dari galangan Wuchang Shipbuilding Industrial Group di Wuhan pada 28 Oktober lalu. (more…)
Banyak yang tak percaya, bahwa ada kapal selam berusia 75 tahun dan sampai saat ini masih beroperasi penuh. Tapi faktanya memang ada, yang dimaksud adalah ROCS Hai Shih (SS-791) yang kini menjadi arsenal armada AL Taiwan. Berdasarkan catatan sejarah, ROCS Hai Shih resmi diakusisi pada 12 April 1973 dan hebatnya kapal selam diesel listrik ini masih akan terus digunakan hingga tahun 2026. (more…)
Nama pesawat intai maritim dengan kemampuan anti kapal selam, P-8A Poseidon kembali naik daun, utamanya setelah pemberitaan dari Reuters.com (20/10/2020) yang menyebutkan Pemerintah Indonesia menolak proposal dari Amerika Serikat, dimana AS meminta penggunaan fasilitas bandara/lanud di Indonesia untuk dijadikan lokasi pendaratan dan pengisian bahan bakar pesawat intai maritim tercanggih di dunia tersebut. (more…)
Saat membicarakan ketegangan antara Cina dan Amerika Serikat, maka dari kubu militer Cina, sosok kapal perusak (destroyer) Type 055 Renhai Class cruiser tak bisa dikesampingkan, pasalnya inilah kapal kombatan terbesar yang dioperasikan AL Cina. Dengan bobot mati 13.000 ton, kapal perusak Type 055 digadang dapat mengimbangi kekuatan tempur AS di Pasifik. (more…)