Salib Indonesia di Tikungan, C-295 Pertama Rakitan Domestik India Sukses Terbang Perdana

Industri penerbangan militer India menorehkan tinta emas dalam sejarah modernnya. Angkatan Udara India (IAF) secara resmi mengumumkan keberhasilan penerbangan perdana (maiden flight) pesawat angkut taktis C-295 pertama yang sepenuhnya dirakit di dalam negeri pada 14 Juni 2026.
Peristiwa bersejarah ini berlangsung di fasilitas Final Assembly Line (FAL) milik Tata Advanced Systems yang berlokasi di Vadodara, negara bagian Gujarat. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi tonggak baru bagi kemampuan dirgantara New Delhi, tetapi juga menjadi bukti nyata dari keberhasilan misi ambisius Perdana Menteri Narendra Modi, yakni Atmanirbhar Bharat (Kemandirian India) di sektor industri pertahanan.
Pencapaian India ini menjadi sebuah lompatan signifikan yang menarik untuk dicermati, terutama jika dikomparasikan dengan dinamika industri dirgantara di kawasan Asia. Indonesia, melalui PT Dirgantara Indonesia (PTDI), memang jauh lebih dulu menjalin kerja sama strategis dengan Airbus (dahulu bernama CASA) untuk memproduksi komponen serta merakit varian pesawat CN-235 dan C-295.
Namun, India berhasil menyalib di tikungan tajam lewat komitmen pengadaan yang masif serta klausul alih teknologi (Transfer of Technology / ToT) yang jauh lebih agresif. Melalui skema kerja sama dengan pihak swasta lokal, New Delhi tidak sekadar membeli lisensi, melainkan berhasil membangun ekosistem manufaktur pesawat militer berskala penuh dari hulu ke hilir yang melibatkan lokalisasi lebih dari 13.000 komponen serta puluhan pemasok rantai pasok domestik.
India’s first privately manufactured transport aircraft, the C-295, rolled out from Tata Advanced Systems’ (TASL) state-of-the-art assembly line in Vadodara, Gujarat.
This milestone marks a historic step in India’s Aerospace self-reliance under the Make in India initiative.… pic.twitter.com/xR9nDICV5P
— Aviator Anil Chopra (@Chopsyturvey) May 14, 2026
The Indian Air Force congratulates the entire team behind the successful maiden flight of the first India-manufactured C-295 aircraft.
This landmark achievement highlights India’s rapidly advancing aerospace capabilities and reflects the Indian Air Force’s unwavering commitment… pic.twitter.com/YxnIPN1b5Y— Indian Defence Times (@IndianDefenceT) June 11, 2026
Program modernisasi berskala raksasa ini berjalan di bawah payung kontrak senilai miliaran dolar yang ditandatangani antara Pemerintah India dan Airbus Defense and Space pada tahun 2021 silam. Nilai investasi yang fantastis tersebut mencakup total pesanan sebanyak 56 unit pesawat C-295 guna menggantikan armada uzur HS-748 Avro yang telah mengabdi selama lebih dari enam dekade.
Berdasarkan klausul perjanjian, 16 unit pesawat pertama diproduksi langsung di pabrik Airbus yang berada di Sevilla, Spanyol, dan kini seluruhnya telah tuntas dikirim ke India dalam kondisi siap pakai (fly-away). Sementara itu, sisa 40 unit pesawat lainnya secara bertahap diproduksi dan dirakit secara mandiri oleh Tata Advanced Systems di dalam negeri.
Ikuti Langkah Angkatan Darat dan Udara, Angkatan Laut Thailand Resmi Pesan Dua Unit Airbus C-295
Uji terbang perdana pesawat nomor ke-17 yang menjadi produk lokal pertama India ini datang pada momentum yang sangat krusial bagi kesiapan operasional IAF. Dengan target pengiriman unit perdana hasil rakitan domestik ini ke hanggar Angkatan Udara India pada akhir tahun 2026, Tata Advanced Systems diproyeksikan bakal menggenjot kapasitas produksinya hingga mampu menetaskan 12 unit pesawat C-295 per tahun. Keberhasilan terbang perdana ini mengirimkan sinyal kuat kepada dunia bahwa kebijakan lokalisasi pertahanan India telah matang. (Gilang Perdana)
Airbus Kirim Unit Perdana C-295 Pesanan AU India, Jadi Contoh Program ToT Maksimal


