Terbang rendah dengan kecepatan relatif ‘lambat’, keberadaan drone ibarat buah simalakama, dicibir lantaran berteknologi ‘standar’, namun kenyataan mampu menimbulkan kerusakan signifikan. Dan bila bersatu dalam kelompok, swarm drone tak pelak bisa menciptakan kesulitan tersendiri, mengingat ada saja di antara ‘mereka’ yang lolos dari sergapan sistem hanud konvensional. Pada kasus tersebut, Negeri Paman Sam rupanya membutuhkan bantuan ‘THOR’. (more…)
Salah satu alasan percepatan pengembangan jet tempur stealth KAAN (d/h – TF-X) adalah begitu tergatungnya kekuatan udara Turki pada jet tempur buatan Amerika Serikat. Seperti diketahui, backbone penempur Angkatan Udara Turki bertumpu pada varian F-16 Fighting Falcon dan F-4 Phantom II. Khususnya yang disebut terakhir, reputasinya terbilang fenomenal, lantaran telah dioperasikan hampir lima dekade. (more…)
Fincantieri, galangan kapal ternama di Italia, boleh jadi harap-harap cemas terkait kelanjutan rencana pengadaan enam frigat FREMM Bargamini Class untuk Indonesia, pasalnya sejak Fincantieri mengumumkan kontrak pada 10 Juni 2021, sampai sejauh ini belum juga ada kontrak efektif untuk pembangunan frigat tersebut. Alih-alih menanti kabar dari Jakarta, pada 16 Mei lalu, Fincantieri secara resmi meluncurkan unit terakhir korvet Al Zubarah class. (more…)
Lantaran sudah berusia tua, helikopter angkut SA-330 Puma TNI AU sudah jarang dioperasikan oleh Skadron Udara 8. Namun, ada anomali di Inggris, pasalnya helikopter angkut sedang buatan Perancis itu masih terus dioperasikan. Bahkan, ada potensi SA-330 Puma HC2 di Negeri Britania akan terus terbang sampai tahun 2027 atau 2028. Kok bisa? (more…)
Setelah sukses menembak jatuh balon mata-mata Cina pada 4 Februari 2023, debut jet tempur F-22 Raptor yang disebut tercanggih di arsenal Angkatan Udara AS (USAF) ikut terdongkrak, maklum sejak terbang perdana pada 7 September 1997, baru kali itu pertama Raptor menembak jatuh sasaran udara dengan rudal live AIM-9X Sidewinder. Nah, mencapai eksistensi seperempat abad, ada kabar bahwa AU AS mulai serius mencari penggantinya. (more…)
Tidak ada yang meragukan daya hancur dari MLRS (Multi Launch Rocket System) kaliber 122 mm. Sebagai ilustrasi, semburan 40 roket MLRS 122 mm yang diluncurkan secara salvo dari RM70 Grad/Vampire dapat menghancurkan area seluas tiga hektar. Lantas, bagaimana jika semburan 240 roket MLRS 122 mm diluncurkan secara salvo? Maka menjadi mengerikan tingkat kehancuran yang ditimbulkan. (more…)
Meski industri dirgantara Rusia mendapat tekanan sebagai dampak perang Ukraina. Namun, inovasi pada pengembangan teknologi dirgantara tak lantas surut. Seperti dalam hal teknologi drone, selain menggeber kemampuan drone untuk kebutuhan militer, drone untuk kebutuhan sipil rupanya mendapat perhatian besar, bahkan belum lama ini telah mencapai prestasi tersendiri dalam uji coba drone copter BAS-200. (more…)
Meski pihak Rusia belum merilis informasi jenis senjata yang digunakan untuk mencegat rudal Storm Shadow di Luhansk, wilayah timur Ukraina pada 12 Mei 2023. Namun, ada dugaan bahwa sistem hanud Tor M2 adalah salah satu jenis senjata Rusia yang berhasil menembak jatuh Storm Shadow, di mana Tor juga pernah sukses mencegat Storm Shadow dan Tomahawk dalam serangan udara AS dan sekutu di Suriah pada tahun 2018. (more…)
Setelah menghibahkan 20-an unit rantis Bushmaster ke Ukraina dan 15 unit ke Indonesia, ada kabar baik bagi Thales Australia, yang mana manufaktur tersebut telah mendapatkan kontrak baru senilai Aus$160 juta untuk pengadaan 78 unit Bushmaster baru untuk kebutuhan Angkatan Bersenjata Australia. (more…)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali secara resmi telah melakukan Shipnaming Kapal Cepat Rudal (KCR) 60M ke-5 dan ke-6 produksi PT PAL Indonesia. Bertempat di Dermaga Semenanjung Barat, Divisi Rekayasa Umum, kedua KCR 60M yang dimaksud adalah KRI Kapak 625 dan KRI Panah 626. (more…)