Tembus Kecepatan 500 Km/Jam, Rusia Siap Produksi Massal Propeller Khusus Drone FPV Air Defense

Biro Desain Spektr (Spektr Design Bureau) mengumumkan kesiapannya untuk memulai produksi massal lini propeller khusus yang dirancang untuk drone FPV (First-Person View) pencegat udara (air defense). Fasilitas produksi yang berbasis di Novosibirsk ini disiapkan untuk mendukung operasional wahana nirawak berkecepatan tinggi hingga menembus angka 500 km/jam.

Baca juga: Sejak Awal Perang, Rusia Tingkatkan Hingga 50 Kali Lipat Produksi Drone Kamikaze Lancet

Direktur Eksekutif Spektr Design Bureau, Andrey Bratenkov, menyatakan bahwa lini produksi baru ini mencakup ukuran propeller 12×12 inci dan 7×12 inci. Komponen ini diproduksi memanfaatkan material plastik dalam negeri yang diperkuat dengan rekayasa nanoteknologi, yaitu multi-walled carbon nanotubes.

Penggunaan material komposit canggih diklaim mampu menghasilkan propeller dengan spesifikasi teknis dan daya tahan yang melampaui produk sejenis buatan luar negeri.

Inovasi rekayasa material ini menjadi krusial mengingat propeller standar berbahan polimer biasa kerap mengalami deformasi struktural atau flutter saat dipaksa berputar pada RPM sangat tinggi demi mengejar kecepatan ekstrem.

Penggunaan multi-walled carbon nanotubes memberikan rasio kekakuan terhadap bobot (rigidity-to-weight ratio) yang tinggi, sehingga bilah propeller tetap presisi mempertahankan aerodinamika efisien meski berada di bawah tekanan dinamis dan resiko gesekan udara yang masif.

Gunakan Material Komposit dan Sistem EFI, Insinyur Rusia Pangkas Biaya Mesin Drone Hingga 25 Persen

Keberhasilan Spektr Design Bureau menembus batas kecepatan 500 km/jam pada wahana FPV juga menandai pergeseran taktis dalam doktrin pertempuran nirawak Rusia di Ukraina. Dengan kemampuan intersepsi yang jauh lebih cepat dari mayoritas drone pengintai maupun amunisi loitering lawan, platform FPV air defense ini difungsikan sebagai lapis pertahanan udara murah-meriah yang responsif untuk melindungi aset bernilai tinggi seperti baterai rudal pertahanan udara utama dan pos komando lapangan.

Tahap pengujian lapangan terhadap kelompok sampel (test batch) propeller tersebut telah dinyatakan selesai dan berhasil memenuhi kualifikasi. Keberhasilan ini menjadi pijakan penting bagi Spektr Design Bureau untuk melangkah ke tahap pengembangan teknologi pendorong berikutnya, yakni pembuatan impeller lokal untuk sistem pendorong ducted-fan pada drone militer generasi masa depan.

Pengembangan drone FPV pencegat berkecepatan ekstra tinggi ini menjadi fokus baru Rusia dalam memperkuat pertahanan udara jarak pendek (VSHORAD). Dengan kemampuan melaju melebihi 500 km/jam, drone FPV air defense yang dilengkapi propeller berbasis nanoteknologi ini difungsikan untuk membendung dan mencegat drone intai lawan, amunisi presisi, hingga helikopter di wilayah perbatasan konflik. (Gilang Perdana)

Lonjakan Industri Pertahanan Rusia: Kapasitas Produksi Drone FPV Kini Tembus 15.000 Unit Per Hari

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *