Latest

Startup Australia Rancang ‘Funnel Web’ untuk Ukraina – Robot Tempur Mini yang Mampu Luncurkan Rudal

Saat SYPAQ Systems, startup yang berbasis di Melbourne mengirim jenis drone berbahan karton untuk militer Ukraina, maka tak sedikit orang yang menyindir dan mengecilkan kemampuan drone yang mampu terbang sejauh 120 km. Kemudian, mata dunia terbelalak, kala drone berbahan karton itu mampu menembus sistem pertahanan udara Rusia, dan berbasil menyerang basis jet tempur Su-30 dan MiG-29. (more…)

Dinas Keamanan Ukraina Ungkap Sosok ‘Morok’ – Drone Kamikaze dengan Jangkauan 800 Km

Setelah kawanan drone kamikaze Ukraina mampu menjangkau Moskow yang jaraknya sekitar 500-an km dari perbatasan, maka rasa percaya diri kian besar bagi para inovator untuk menghadirkan jenis drone jarak jauh dengan jangkauan yang ditingkatkan. Dari sistem penggalangan dana, Dinas Keamanan Ukraina kini tengan mengembangkan long-range drone yang mampu terbang sejauh 800 km, yang disebut sebagai drone dengan jangkauan terjauh yang diproduksi oleh Ukraina. (more…)

Elbit Systems Pasok Iron Fist Active Protection System untuk Ranpur IFV CV90

Elbit Systems dari Israel mengumumkan meraih kontrak US$109 juta untuk memasok Iron Fist Active Protection System (APS) untuk ranpur CV (Combat Vehicle) 90 produksi BAE Systems Hägglunds (BSH). Upgrade sistem proteksi ini menjadi menarik perhatian, pasalnya CV90 dikenal sebagai salah satu Infantry Fighting Vehicle (IFV) terbaik di dunia, dan 50 unit CV90 kini telah diterjunkan dalam perang di Ukraina. (more…)

Polandia Teken Kontrak US$10 Miliar untuk Pengadaan (Tambahan) 486 Unit M142 HIMARS

Obsesi Polandia dalam mengembangkan postur militernya bisa disebut paling fenomenal di seantero negara Eropa. Seperti di lini artileri medan (armed), menyadari ampuhnya M142 HIMARS (High Mobility Artillery Rocket System), Polandia bukan hanya mengakuisisi HIMARS dalam jumlah ‘ketengan’, negara yang berbatasan langsung dengan Ukraina itu akan menyandang status sebagai pengguna M142 HIMARS terbesar di dunia, tentunya di luar AS. (more…)

Diminati Panglima TNI, Inilah Spesifikasi LCAC – Wahana Pendarat Amfibi ‘Anti Ranjau’ Andalan US Navy

Dalam puncak sekaligus penutupan Latma Super Garuda Shield 2023 di Pantai Banongan, Situbondo, Jawa Timur, Minggu (10/9), Panglima TNI Laksamana Yudo Margono secara khusus melihat dari dekat sosok wahana pendarat amfibi milik Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), Landing Craft Air Cushion (LCAC) yang ikut didaratkan dalam operasi tersebut. LCAC sendiri sudah sangat sering dihadirkan US Navy dalam setiap latihan bilateral dan multilateral di Indonesia. (more…)