Kabar mengejutkan datang dari industri pertahanan Eropa setelah proyek jet tempur generasi keenam Future Combat Air System (FCAS) resmi dibubarkan oleh Jerman dan Perancis. Kolapsnya megaproyek ini dipicu oleh perselisihan industri yang tak dapat ditahan antara Dassault Aviation selaku motor utama Perancis dan Airbus Defence and Space yang mewakili kepentingan Jerman dan Spanyol. (more…)
Industri galangan kapal Singapura baru saja menorehkan sejarah baru, Penguin Shipyard International secara resmi menyerahkan struktur superstruktur (superstructure) komposit pertama dari enam unit yang dipesan kepada perusahaan pertahanan asal Swedia, Saab, pada 27 Juni 2026. (more…)
Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) secara resmi mengakhiri enam dekade pengoperasian pesawat angkut logistik legendaris C-2A Greyhound dalam misi Carrier Onboard Delivery (COD). Pada 25 Juni 2026, dua unit C-2A Greyhound dari Skuadron VRC-40 “Rawhides” sukses melaksanakan pendaratan (arrested landing) dan peluncuran ketapel (catapult launch) terakhir mereka di atas kapal induk USS Nimitz (CVN-68) di Samudra Atlantik selama latihan FLEETEX 250. (more…)
Jagat media sosial dan komunitas pemerhati dirgantara tengah dihebohkan oleh rilis foto resmi yang memperlihatkan penampakan perdana jet tempur berat F-15EX Eagle II milik Angkatan Udara AS (USAF) terbang dalam formasi erat bersama drone otonom bertenaga jet, MQ-28 Ghost Bat. Duet maut Manned-Unmanned Teaming (MUM-T) ini melakoni debut operasionalnya di atas kawasan strategis Laut Filipina dalam rangkaian latihan gabungan multinasional berskala besar, Exercise Valiant Shield 2026. (more…)
Kabar mengejutkan datang dari Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) yang mengumumkan rencana untuk mulai mempensiunkan armada helikopter intai tempur AW159 Wildcat milik Angkatan Darat (British Army) mulai tahun 2027. Keputusan dalam Rencana Investasi Pertahanan ini didasari oleh pergeseran doktrin militer modern, di mana peran pengintaian di garis depan dinilai lebih aman dan efisien jika diserahkan kepada sistem drone dan teknologi peperangan elektronik. (more…)
Kemampuan insinyur Indonesia kembali menorehkan tonggak penting dalam perjalanan menuju kemandirian industri pertahanan nasional. Melalui keberhasilan menyelesaikan Qualification Section, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menegaskan bahwa transfer teknologi pada Program Kapal Selam Scorpene Republik Indonesia (SRI) telah berjalan efektif dan menghasilkan peningkatan kompetensi sumber daya manusia nasional sesuai standar manufaktur kapal selam kelas dunia. (more…)
Kementerian Pertahanan Rusia akhirnya secara resmi mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara mereka telah mencegat sebuah “rudal operasional-taktis jarak jauh” di dalam wilayahnya. Pengumuman resmi ini langsung mengubah arah spekulasi dan memberikan bobot kebenaran yang masif terhadap laporan para analis Open Source Intelligence (OSINT) sebelumnya. (more…)
Militer Amerika Serikat kembali menghadapi hantaman keras di kawasan Timur Tengah setelah sebuah helikopter multi-misi MH-60S Knighthawk dilaporkan jatuh dan melakukan pendaratan darurat di perairan Laut Arab. Insiden fatal yang terjadi pada 1 Juli 2026 sekitar pukul 03.30 waktu setempat ini menimpa helikopter yang tengah beroperasi di bawah komando kapal induk USS George H.W. Bush (CVN 77). (more…)
Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) tampaknya belum akan memensiunkan salah satu pilar penangkal nuklir udara paling veteran miliknya dalam waktu dekat. Pada 30 Juni 2026, Boeing resmi menerima kontrak tunggal senilai US$49,5 juta dari Air Force Nuclear Weapons Center yang berbasis di Tinker Air Force Base, Oklahoma. Kontrak ini ditujukan untuk memproduksi ulang komponen elektronik krusial serta perangkat uji demi memperpanjang masa operasional rudal jelajah nuklir AGM-86B Air Launched Cruise Missile (ALCM) hingga Juni 2033. (more…)
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat secara resmi memberikan lampu hijau terkait potensi penjualan paket militer senilai 22,3 juta dolar AS berupa tambahan 24 unit rudal kendali AGM-114R Hellfire II untuk Singapura. Berdasarkan notifikasi resmi dari Bureau of Political-Military Affairs, pesanan tambahan ini menggenapkan akumulasi paket pembelian Singapura menjadi total 67 unit rudal. (more…)