Lawan Serangan Drone Masif: Rusia Luncurkan Serp-FPV, Perisai Elektronik untuk Kendaraan Tempur

Dinamika peperangan di Ukraina telah menempatkan drone First Person View (FPV) sebagai ancaman paling mematikan bagi kendaraan lapis baja dan konvoi logistik. Menjawab tantangan tersebut, perusahaan pertahanan negara Rusia, Rostec, melalui anak perusahaannya Rosel Holding (bagian dari Vector Research Institute), resmi memperkenalkan inovasi terbaru dalam keluarga sistem anti-drone mereka yang diberi nama Serp-FPV.

Baca juga: Satelit Intai Militer Pertama Swedia Resmi Beroperasi, Siap Awasi Rusia di Baltik

Sistem tersebut dirancang khusus untuk mematahkan serangan masif drone FPV yang menargetkan platform bergerak di medan laga. Berdasarkan laporan resmi dari kantor berita TASS, Serp-FPV merupakan pengembangan dari lini sistem counter-drone “Serp” yang sudah ada, namun kini dioptimalkan untuk kecepatan pengerahan dan efisiensi penekanan sinyal.

Keunggulan utama dari Serp-FPV terletak pada kemampuannya untuk beroperasi pada frekuensi kontrol drone FPV yang paling umum digunakan saat ini. Sistem ini mampu menghasilkan gangguan (jamming) baik secara terarah (directional) maupun ke segala arah (omnidirectional), memberikan fleksibilitas bagi operator untuk melakukan pertahanan titik (point defense) maupun memukul mundur serangan kelompok (group attacks/swarming).

Salah satu fitur menonjol yang ditekankan oleh Natalia Kotlyar, Wakil CEO Pengembangan Bisnis di Vector Research Institute, adalah kemampuan adaptasi frekuensinya. Serp-FPV tidak hanya terpaku pada frekuensi standar, sistem ini dapat memutus koneksi meskipun operator drone menggunakan frekuensi khusus atau frekuensi mandiri (proprietary frequencies), asalkan masih berada dalam rentang jangkauan operasional sistem. “Untuk setiap ‘burung’ (drone) yang licik, selalu ada sistem peperangan elektronik rahasia yang siap mengatasinya,” ujar Kotlyar.

Rostec menegaskan bahwa sistem Serp-FPV sangat ideal untuk dipasang pada kendaraan lapis baja dan kendaraan militer lainnya yang membutuhkan perlindungan real-time saat bergerak. Dalam peperangan modern di mana drone FPV digunakan sebagai amunisi presisi murah meriah, keberadaan sistem EW yang mampu bergerak mengikuti unit tempur menjadi kunci krusial untuk menjaga kelangsungan hidup personel dan aset material di garis depan. (Gilang Perdana)

Hadapi Drone FPV Serat Optik, Rusia Patenkan Sistem ‘Wall of Fire’ untuk Melindungi Objek Vital

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *