Meski baru konfirmasi sepihak, otoritas militer Ukraina telah mengumumkan bahwa telah menembak jatuh dua pesawat intai strategis Rusia pada hari Minggu (14/1/2024). Kedua pesawat intai yang diklaim telah ditembak oleh sistem hanud Ukraina adalah Beriev A-50 dan Ilyushin Il-22M (Coot-B). Beriev A-50 adalah Airborne Early Warning and Control (AEW&C)/AWACS, sementara Ilyushin Il-22M adalah Airborne Command Post. (more…)
Sejak pertengahan tahun 2022, pemerintah Perancis telah mengirim ranpur APC (armoured personnel carrier) roda ban VAB (Véhicule de l’Avant Blindé) 4×4 ke Ukraina dalam jumlah yang disebut signifkan. Meski punya keunggulan dalam mobilitas dan predikat battle proven, namun VAB 4×4 di Ukraina mendapatkan masalah serius, terutama lapisan bajanya yang ‘tipis’ menjadikan ranpur ini menjadi bulan-bulanan serangan dari senjata anti tank Rusia. (more…)
Main Battle Tank (MBT) M1A1 SA (Situational Awareness) Abrams donasi dari Amerika Serikat untuk Ukraina telah dikerahkan di garis depan peperangan. Namun sampai artikel ini diposting, belum ada kabar duel yang melibatkan Abrams Ukraina dengan MBT Rusia. Meski begitu, cepat atau lambat, Abrams akan bertarung dengan rivalnya dari Rusia, dan sebelum duel itu terjadi, rupanya Abrams Ukraina telah dilengkapi dengan lapisan proteksi khusus pada sisi lambungnya. (more…)
Jalannya pertempuran kadang tidak bisa diprediksi, dinamika yang terjadi di lapangan sangat mungkin menciptakan sebuah anomali. Kabar terbaru yang beredar luas di media sosial X (d/h Twitter) memperlihatkan rekaman video dari drone intai yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni memperlihatkan sepasang Infantry Fighting Vehicle (IFV) M2A2 Bradley ODS-SA pasokan Amerika Serikat untuk Ukraina, berhasil melumpuhkan Main Battle Tank (MBT) T-90M Rusia. (more…)
Selain mengoperasikan dua baterai (kompi) sistem hanud NASAMS donasi dari Norwegia, Ukraina sejatinya juga akan menerima dua baterai NASAMS (National Advanced Surface-to-Air Missile System) donasi dari Kanada. Namun ada yang ganjil dari NASAMS kiriman Kanada, yakni tidak diketahui statusnya, bak raib dari pantauan. Kok bisa? (more…)
Meski terbukti efektif dalam pertempuran, operasional drone intai/kamikaze FPV (First Person View) umumnya terbentur pada terbatasnya jangkauan. Untuk itu sudah ada upaya untuk memperpanjang jangkauan drone FPV. Selain teknik “Drone Bawa Drone” yang dilakukan Rusia untuk meningkatkan jangkauan drone quadcopter FPV, juga ada pelibatan drone repeater “Upyr” yang juga diandalkan Rusia untuk peran memperpanjang jangkuan drone FPV. (more…)
Peran drone kamikaze dengan kemampuan FPV (First Person View) tak bisa dipandang sebelah mata, laga perang Ukraina telah membuktikan peran drone kamikaze tersebut dalam serangan ke sasaran terpilih, dan drone FPV menjadi alat propaganda yang efektif, lantaran mampu menghadirkan rekaman video serangan dari sudut pandang ‘pilot’. Nah, dengan gemilangnya drone kamikaze FPV, yang menjadi pertanyaan mengapa justru adopsi alutsista berharga ‘murah’ ini justru kurang mendapat perhatian dari kalangan NATO. (more…)
Jauh sebelum berperang dengan Ukraina, tepatnya pada tahun 2016, Rusia telah memulai uji coba untuk menjadikan ranpur (kendaraan tempur) amfibi BMP-3, sebagai platform tanpa awak dalam proyek “Udar” Unmanned Combat Ground Vehicle (UCGV). Dan lama tak terdengar kabar kelanjutannya, belum lama ini ada kabar bahwa Rusia telah mengirm robot tempur berbasis BMP-3 ke medan tempur di Ukraina. (more…)
Di awal tahun 2024 ada kabar yang kurang mengenakan bagi Jerman dalam usahanya mendukung Ukraina, pasalnya sebagian besar dari armada Main Battle Tank (MBT) Leopard 2 donasi dari Negeri Bavaria diwartakan tidak dapat beroperasi dengan optimal dalam peperangan menghadapi Rusia. (more…)
Dirancang mampu ditembakkan dari howitzer berstandar NATO seperti M109, FH77 dan TRF1 CAESAR, Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia secara resmi mengumumkan tuntasnya pengembangan KM-1M Krasnopol-M2, yakni artillery guided weapon system atau dikenal juga sebagai munisi howitzer berpemadu laser di kaliber 155 mm. (more…)