
Rheinmetall dari Jerman pada pameran pertahanan Eurosatory 2026 memperkenalkan rantis (kendaraan taktis) terbarunya, Caracal 6×6, sebuah platform rantis udara (airborne vehicle) berperforma tinggi yang dirancang untuk kebutuhan operasi serbuan kilat. Kehadiran armada roda enam ini merupakan varian lanjutan dan evolusi strategis dari basis sukses rantis Caracal 4×4. (more…)

Produsen otomotif raksasa asal Jerman, Mercedes-Benz, secara mengejutkan menunjukkan ambisi kuat untuk membawa lini produk otomotif ikoniknya langsung ke kancah medan perang modern. Melalui laporan yang dirilis oleh Spiegel, Mercedes-Benz resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Tytan Technologies, sebuah perusahaan rintangan (startup) pertahanan berbasis di Munich, untuk mengembangkan sistem pertahanan udara taktis yang mobile. (more…)

Dari dinginnya musim salju di belahan Eropa, ada kabar ringan dari Ukraina, yakni integrasi jenis senjata kanon pesawat berstandar Soviet pada rantis (kendaraan taktis) Humvee buatan Amerika Serikat. (more…)

Jerman adalah salah satu negara yang getol memasok beragam jenis persenjataan untuk Ukraina, yang paling kentara adalah pengiriman Main Battle Tank (MBT) Leopard 1 dan 2, namun belum lama ini, Berlin memutuskan untuk mengirim jenis peralatan tempur yang terbilang baru saja diluncurkan. Yang dimaksud adalah rantis Light Air Assault Vehicle Caracal 4×4, yang baru diluncurkan Rheinmetall pada bulan April 2023. (more…)

Setelah memasok rantis lapis baja MRAP (Mine Resistant Ambush Protected) First Win 4×4 untuk Komando Pasukan Khusus (Kopassus), ada kabar bahwa rantis produksi Thailand ini mendapatkan kontrak ekspor jumbo untuk militer Pakistan. Jumlah yang dibeli mencapai 100 unit, yang mana sebagian unit First Win akan dibuat di Pakistan sebagai bagian dari kesepatan alih teknologi. (more…)

Selain Zil Falcatus 4×4 yang bergaya futuristik ala “Batmobile”, unit anti teror FSB Rusia dalam merespon penembakan di Crocus City Hall pada 22 Maret 2024, juga terlihat mengerahkan rantis lapis baja angkut personel yang disebut Centurion. Seperti halnya Falcatus, Centurion adalah rantis berpenggerak empat roda, meski dari aspek desain kalah menarik dibandingkan Falcatus. (more…)

Rumania belum lama ini resmi bergabung sebagai anggota club Otokar, setelah negara di Eropa Timur itu resmi mengakuisisi rantis (kendaran taktis) lapis baja Cobra II 4×4 produksi Otokar, dalam akuisisi ini Otokar mendapatkan kontrak senilai US$1 miliar untuk memasok 1.059 unit rantis Cobra II 4×4 untuk angkatan bersenjata Rumania. (more…)

Dirancang di Ukraina dibuat di Polandia, inilah rantis lapis baja Oncilla 4×4. Meski secara desain tak ada yang terlalu menarik, tapi Oncilla selama ini aktif dioperasikan angkatan bersenjata dan garda nasional Ukraina dalam mendukung misi intelijen. Dirpoduksi perusahaan Polandia, Mista, 100 unit Oncilla 4×4 saat ini telah selesai dibuat dan telah dikirim ke Ukraina. (more…)

John Cockerill Defense yang bermarkas di Belgia, secara khusus merancang ranpur (kendaraan tempur) Cockerill i-X 4×4 untuk pasar Timur Tengah. Sebagai bukti, Cockerill i-X diluncurkan pertama kali pada Pameran Pertahanan Internasional WDS (World Defense Show) 2022 yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi. Dan dua tahun berlalu, pada WDS 2024 (4 – 8 Februari 2024), John Cockerill mengumumkan pencapaian Cockerill i-X, yakni sebagai ranpur darat pertama di dunia yang mampu menembak tepat sasaran, saat melaju 120 km per jam. (more…)

Nama rantis dari Skandinavia ini mengingatkan pada judul film berlatar perang dunia kedua – “Sisu” yang dirilis tahun 2022. Dan juga berasal dari Finlandia, rantis Sisu GTP 4×4 produksi Sisu Auto belum lama ini telah resmi dipesan oleh Kementerian Pertahanan Finlandia. Produksi rantis lapis baja 4×4 modular dengan kualifikasi mine-resistant ambush protected (MRAP) terasa mengejutkan, pasalnya Finlandia jarang terdengar dalam produksi rantis lapis baja ringan. (more…)