Di tengah dinamika medan tempur modern yang kian kompleks, kebutuhan akan kendaraan taktis (rantis) ringan yang lincah namun memiliki proteksi tinggi menjadi harga mati bagi setiap angkatan bersenjata. Selama puluhan tahun, standar rantis dunia seolah terpaku pada dominasi HMMWV atau Humvee asal Amerika Serikat yang menjadi ikon di berbagai palagan. (more…)
Meski saat ini ketiga matra di TNI telah menggunakan rantis dari jenis jeep tempur dengan rangka pipa baja tubular, namun bukan berarti inovasi di segmen rantis ini berhenti. Seperti yang diperlihatkan dalam Indo Defence 2014, Dinas Penelitian dan Pengembangan (Dislitbang) TNI AD memperkenalkan model rantis Komodo KIT (Kendaraan Intai Tempur) 250 AT. Sebuah rantis yang dirancang dari struktur kendaraan model buggy yang akrab bagi pengguna olahraga off road. (more…)
Sejak era 90-an, demam kendaraan taktis (rantis) sekelas jeep mulai melanda beberapa satuan TNI. Tak hanya untuk kebutuhan misi tempur, melainkan juga untuk tugas serba guna. Terlebih lagi setelah beberapa rantis berhasil diproduksi di Dalam Negeri. Sebut saja seperti varian Komodo dari Pindad untuk beberapa satuan TNI AD, P3 Cheetah Kopaska TNI AL, dan DMV-30 T/A yang dipakai Detasemen Bravo Paskhas TNI AU. Tapi jauh sebelum nama-nama rantis tadi lahir, justru sudah hadir duluan sosok rantis yang diberi label JASGU (Jeep Amfibi Serba Guna). (more…)
Sejak Kopassus TNI AD kondang mengoperasikan jeep tempur Flyer 4×4 buatan Australia, di era reformasi berturut-turut satuan elit lain di lingkungan TNI juga ingin mendapatkan porsi penugasan dalam model pertempuran jarak dekat. Maklum saja, dimensi teror kian dinamis, sehingga setiap matra juga dituntut punya peran anti teror sesuai dengan wilayah penugasannya. (more…)
Mengikuti jejak Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD, yang lebih dulu mengadopsi jeep tempur Flyer 4×4 sejak tahun 90-an. Satuan elit di lingkungan TNI AL dan TNI AU pun ikut melirik menggunakan jenis jeep yang serupa, yakni rantis four wheel drive yang mampu melahap medan berat. Beda dengan jeep militer kebanyakan, jenis jeep tempur yang dimaksud justru menghilangkan elemen perlindungan lapis baja bagi awaknya, karena memang mengedepankan pada misi serbuan cepat dalam pertempuran jarak dekat (CQB). (more…)
Yang jelas sosok kendaraan militer ini bukan rantis (kendaraan taktis), bahkan juga bukan ranpur (kendaraan tempur). Tapi kalau dilihat sekilas dan diamati lebih dalam, kendaraan yang masuk dalam golongan truk/jeep ini tampagnya memang sangar, terutama tongkrongan sisi depan mesin yang garang dan kokoh. Ya, inilah Kaiser M715, sang kendaraan angkut yang dioperasikan oleh TNI AD sejak tahun 70-an. (more…)
Sebagai unit tempur elit dengan kemampuan penyerbuan cepat, wajar bila Kopassus (Komando Pasukan Khusus) TNI AD memiliki beragam kendaraan taktis (rantis). Sebagaimana pasukan khusus kelas dunia, pola gerakan Kopassus jelas beda dengan pasukan reguler, Kopassus lebih mengedepankan assault dengan unit pasukan berjumlah personel sedikit tapi mematikan. Untuk menunjang misi tersebut rantis yang dipunyai korps baret merah ini ukurannya relatif kecil. (more…)