Industri pertahanan Vietnam kembali mencatatkan sejarah melalui pengembangan prototipe kendaraan angkut personel (APC) amfibi 8×8 terbaru yang diberi kode XTC-03. Dirancang sepenuhnya di dalam negeri oleh industri pertahanan Vietnam, XTC-03 diproyeksikan sebagai pengganti strategis yang jauh diklaim lebih unggul dibandingkan seri BTR-80 buatan Rusia yang telah lama menjadi tulang punggung angkatan darat mereka. (more…)
Dalam operasi militer modern, koordinasi antar unit kendaraan tempur (ranpur) membutuhkan lebih dari sekadar komunikasi suara. TNI AD kini telah mengadopsi teknologi Battlefield Management System (BMS) Vehicle atau BMS Ranpur, sebuah perangkat sistem manajemen medan tempur produksi Hariff Defense, yang dirancang khusus untuk prajurit di dalam kendaraan tempur seperti tank dan panser. (more…)
Nama rantis (kendaraan taktis) yang satu ini terdengar sangar, “Gurkha” 4×4, yakni pasukan asal Nepal legendaris yang terkenal dengan reputasi dengan kemampuan tempur tinggi. Rupanya nama Gurkha diabadikan sebagai merek rantis lapis baja. Dan belum lama ini ada kabar, bahwa Ukraina mengakuisisi Gurkha varian ambulans untuk mendukung evakuasi personel yang terkuka di medan perang. (more…)
Menghadapi peperangan berkepanjangan yang menguras biaya besar, maka upgrade pada alutsista yang bisa menjadi pilihan saat ini. Di segmen ranpur lapis baja beroda ban, Rusia mengembangkan BTR-82A dengan turret (kubah) Ballista dan armor baru, yang bisa dipastikan akan digunakan dalam perang melawan Ukraina. (more…)
Meski tak digelar semeriah tahun sebelumnya, ajang pameran pertahanan Army 2023 di Patriot Park, Moskow, tetap memikat perhatian para pemerhati persenjataan global. Salah satu yang menarik dari Army 2023, yaitu untuk pertama kalinya diperlihatkan ZAK-23E 8×8 Mobile Air Defense System, yang tak lain ‘produk kawin silang’ antara ranpur BTR-82 8×8 dengan kanon hanud ZU-23 23 mm. (more…)
Setelah kontrak pengadaan ditandatangani pada tahun 2019, akhirnya ada kabar bahwa batch pertama ranpur (kendaraan tempur) Pandur II 8×8 pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI untuk Batalyon Infanteri Mekanis TNI AD telah mulai berdatangan di Indonesia. Sesuai kontrak antara Kemhan dengan pihak manufaktur – Excalibur Army – CzechoSlovak Group (CSG), ranpur Pandur akan dikirim ke Indonesia tiga tahun setelah kontrak efektif berjalan. (more…)
Selain kondang digunakan Sat-81/Gultor Kopassus dan PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI, pamor rantis lapis baja Bushmaster 4×4 Protected Mobility Vehicle (BPMV) produksi Thales Australia ikut terdongkrak setelah dikirim ke laga perang Ukraina. Dan belum lama ini ada kabar dari negeri pembuatnya, bahwa Angkatan Darat Australia telah mengintegrasikan sistem komunikasi satelit – satellite communication (satcom) pada Bushmaster. (more…)
Serupa tapi tidak sama, Norinco (China North Industries Corporation) rupanya juga memproduksi ranpur lapis baja angkut personel berpeggerak 4×4 yang sepintas pandang mirip dengan VAB 4×4 buatan Perancis. Yang dimaksud adalah WZ550 4×4 (dalam versi ekspor disebut VN-4), yang salah satu varian canggihnya adalah Norinco QSL-92, berupa ranpur peluncur rudal anti tank HJ-9 “Red Arrow” yang merupakan generasi ketiga rudal anti tank produksi Cina. (more…)
Apa yang dilakukan Kolombia bisa menjadi contoh untuk pengembangan dan pemanfaatan alutsista produksi dalam negeri. Tidak hanya mendapatkan order pesanan, namun, alutsista yang dimaksud juga ‘benar-benar’ dimanfaatkan untuk mendukung operasi tempur prajurit di lapangan. Seperti pada 8 Juli 2023, Angkatan Darat Kolombia mengumumkan kontrak pengadaan senilai US$230 juta untuk akuisisi 404 unit ranpur lapis baja angkut personel (APC), Titan-C 4×4. (more…)
Ada kesamaan alutsista antara Indonesia dan Qatar, yakni sebagai pengguna kendaraan tempur (ranpur) APC Véhicule de l’Avant Blindé (VAB) buatan Perancis. Persisnya, Batalyon Kavaleri 7 Pragosa Satya – Kodam Jaya, adalah operator VAB 4×4, sejak era 90-an. Sementara Angkatan Darat Qatar adalah pengguna VAB 6×6. (more…)