
Pengamanan ketat terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat menikmati aktivitas olahraga di luar ruangan kembali menyita perhatian publik. Kejadian yang mengingatkan publik pada adegan mendebarkan dalam film Angel Has Fallen (2019)—ketika Presiden Allan Trumbull diserang oleh kawanan swarm drone saat memancing—kini tidak lagi sekadar menjadi skenario fiksi ilmiah. (more…)

Perkembangan teknologi pada Angkatan Laut Cina kembali menunjukkan lompatan signifikan melalui pengujian infrastruktur pertahanan jarak dekat (Close-In Weapon System/CIWS) jenis baru. Berdasarkan analisis citra udara terbaru pada kapal riset stealth (siluman) milik Angkatan Laut Cina, terlihat adanya perombakan besar pada struktur tower utama kapal yang kini dipasangi arsitektur sistem pertahanan udara jarak dekat generasi anyar. (more…)

Di tengah masifnya publikasi mengenai sistem pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD) berbasis kanon modern Rusia—seperti Pantsir-S1, ZAK-30 Citadel, hingga Zubr—ada satu modul pertahanan udara jarak sangat pendek (VSHORAD) yang namanya jarang tersorot media. (more…)

Komando Pertahanan Angkatan Udara Korea Selatan (Republic of Korea Air Force – ROKAF) sukses mencatatkan tonggak sejarah baru dalam taktik peperangan modern pertahanan udara jarak pendek (Short-Range Air Defense/SHORAD). Pada Selasa, 23 Juni 2026, militer Korea Selatan menggelar latihan tempur skala besar pertamanya untuk menghadapi simulasi serangan kawanan (swarm) 50 unit drone musuh secara simultan yang dilaksanakan di medan latihan lepas Pantai Barat. (more…)

Medan laga Ukraina kembali menjadi saksi lahirnya konvergensi teknologi militer yang luar biasa antara sistem persenjataan warisan Blok Timur (Soviet) dan teknologi Blok Barat (NATO). Bukti nyata dari “kawin silang” alutsista ini terungkap lewat dokumentasi resmi Resimen Perbaikan dan Restorasi Terpisah ke-146 Angkatan Bersenjata Ukraina, yang menampilkan ranpur legendaris era Soviet, BMP-1, kini telah dipasangi kubah (turret) kanon otomatis Remote Weapon Station (RWS) Guardian 30 buatan pabrikan Spanyol, Escribano Mechanical and Engineering. (more…)

Sistem pertahanan udara titik (point defence) modern kini sangat bergantung pada efektivitas kanon reaksi cepat untuk menetralisir ancaman di ketinggian rendah, mulai dari rudal jelajah hingga drone intai dan kamikaze. Salah satu pionir dalam teknologi ini adalah Rheinmetall Oerlikon melalui sistem Skyshield, Skynex, maupun Skyranger yang mengandalkan kanon otomatis kaliber 35mm. (more…)

Ancaman udara di kawasan Timur Tengah kembali melahirkan inovasi taktis yang menarik perhatian para pengamat militer global. Angkatan Udara Perancis (Armée de l’Air et de l’Espace) dilaporkan telah mengerahkan armada helikopter ringan Eurocopter (sekarang Airbus Helicopters) AS555 Fennec ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk mengemban misi interseptor udara terhadap ancaman drone kamikaze Iran. (more…)

Konglomerat pertahanan negara Rusia, Rostec, resmi meluncurkan sistem pertahanan udara jarak dekat (VSHORAD) teranyar mereka yang diberi nama ZAK-30 Citadel dalam ajang First International Security Forum. Kehadiran sistem kanon otomatis (autocannon) kaliber 30 mm ini dirancang khusus untuk mematahkan dominasi ancaman drone, baik tipe fixed-wing maupun multicopter (quadcopter), yang kerap menyasar instalasi militer dan infrastruktur strategis statis selama 24 jam penuh. (more…)

Gelaran World Defense Show 2026 di Riyadh, menjadi panggung bagi Rusia untuk memamerkan taringnya dalam inovasi persenjataan modern. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pengenalan jenis amunisi baru untuk kanon legendaris 30 mm 2A42. (more…)

Industri pertahanan Turki kembali mencatatkan pencapaian signifikan melalui perusahaan teknologi pertahanan terkemuka mereka, Aselsan. Dalam sebuah rilis video terbaru, sistem pertahanan udara jarak dekat (Close-In Weapon System/CIWS) Gokdeniz sukses menjalani uji tembak langsung (live-firing) di atas fregat terbaru angkatan laut Turki, TCG Istanbul (F-515). (more…)