Untuk pertama kalinya sejak pecah perang di Ukraina, Rusia menggunakan rudal balistik hipersonik untuk menyerang berbagai sasaran di Kyiv (Kiev), Lviv, dan kota-kota besar lainnya di seluruh Ukraina dengan apa yang dikatakan para pejabat sebagai rangkaian rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya pada Kamis pagi, meningkatkan serangannya ke seluruh penjuru Ukraina, di saat perang darat yang lamban berlarut-larut. (more…)
Lantaran masih ragu untuk mengirimkan jet tempurnya ke Ukraina, maka Amerika Serikat terus berusaha mengoptimalkan kemampuan dari jet tempur Angkatan Udara Ukraina yang masih tersisa. Setelah sukses mengintegrasikan rudal udara ke permukaan (rudal anti radiasi) AGM-88 HARM (High speed Anti-Radiation Missile) dengan jet tempur MiG-29 Fulcrum, kini AS tengah mempertimbangkan kemungkinan MiG-29 untuk bisa meluncurkan rudal udara ke udara jarak menengah Raytheon AIM-120 AMRAAM. (more…)
Perang berkepanjangan di Ukraina tak hanya meningkatkan order produksi pada manufaktur persenjataan, lain dari itu, perusahaan pembuat umpan sasaran palsu (fake target), ternyata ikut kebagian berkah. Fake target untuk menipu serangan udara, mengusung model tiup (inflatable decoy), disebutkan telah meningkat permintaannya selama perang Ukraina. (more…)
Bagi negara-negara donatur persenjataan ke Ukraina, adalah tantangan tersendiri untuk mengirimkan paket persenjataan tersebut dengan aman sampai ke tujuan. Terkhusus pada ranpur lapis baja yang punya dimensi besar dan relatif mudah dilacak, maka harus dikirim secara cermat dengan kerahasiaan tinggi. (more…)
Perang Rusia versus Ukraina yang terus berlanjut, telah memaksa keluarnya alutsista sepuh dari pertapanya. Selain penggunaan meriam Penangkis Serangan Udara (PSU) S-60 oleh kedua belah pihak yang berperang, rupanya ada fakta lain, kanon 2M3 25 mm Twin yang kerap dipasang pada kapal perang Soviet era 60-an, telah digunakan kembali, namun tidak lagi dipasang pada platform kapal perang. (more…)
Gegara Iran dituduh telah memasok drone kamikaze kepada Rusia, hubungan antara Iran dan Ukraina telah memburuk yang berujung kepada pemutusan hubungan diplomatik. Uniknya, meski telah ada jurang pemisah antar kedua negara. Namun, ada fakta bahwa justru militer Ukraina menggunakan sistem senjata buatan Iran. (more…)
Meski belum ada konfirmasi resmi, ada kabar bahwa kendaraan tempur (ranpur) roda ban Bumerang 8×8 akan meramaikan laga perang di Ukraina. Menurut informasi yang dipublikasikan di Jaringan Sosial Rusia “VK” pada 28 Februari 2023, Rusia mengirimkan Bumerang 8×8 ke zona NVO (Novorossiya atau Rusia Baru), yakni Republik Donetsk dan Republik Luhansk di Ukraina Timur. (more…)
Berita tentang drone serasa tiada ada habisnya dalam perang Rusia – Ukraina. Selain kabar drone Ukraina UJ-22 yang jatuh tidak jauh dari Moskow, Kementerian Pertahanan Rusia belum lama ini merilis rekaman video terbaru, yang memperlihatkan tahapan serangan drone Inokhodets (Orion) ke sasaran pos komando dan pengamatan Ukraina di wilayah perbatasan. (more…)
Serangan drone Ukraina jauh ke wilayah Rusia telah dilakukan beberapa kali, seperti yang fenomenal serangan ke dua pangkalan udara pembom strategis Rusia yang berbeda, Engels dan Dyagilevo, pada 5 Desember 2022. Yang mengkhawatirkan, jarak kedua pangkalan udara dari garis perbatasan mencapai 400-an km. Nah, meski gagal dilakukan, sebuah drone Ukraina belum lama telah ditemukan jatuh tidak jauh dari Moskow. (more…)
MBT Leopard 2A4 pertama yang disumbangkan Polandia tiba di Ukraina pada 25 Februari 2023. (Twitter PortalMilitarny.pl)
Enam negara di Eropa telah memproklamirkan untuk mengirim stok Main Battle Tank (MBT) Leopard 2A4 ke Ukraina, yakni Finlandia, Norwegia, Polandia, Portugal, Jerman dan Spanyol. Dari keenam negara yang disebut, Polandia telah mencatatkan diri sebagai yang pertama mengirimkan Leopard 2A4 ke Bumi Ukraina. Tentu relatif mudah bagi Polandia, mengingat Polandia berbatasan langsung dengan Ukraina. (more…)