Aksi satelit Starlink di atas langit Ukraina rupanya bukan hanya membuat gerah Rusia, Cina sejak dini juga telah mewaspadai konstelasi ribuan satelit komunikasi Starlink, khususnya dalam potensi untuk mengganggu kepentingan militer Sang Naga dalam ekspansinya. Setelah mengoperasikan radar anti satelit “Starlink” SLC-18P dan rencana pengiriman 13.000 satelit untuk menandingi dominasi Starlink, kini Cina tengah menguji sistem senjata anti satelit – Anti-Satellite Weapon (ASAT) terbaru. (more…)
Lantaran tergolong isu sensitif di Asia Tenggara, khususnya di kawasan Laut Cina Selatan, baik Cina dan Kamboja, sama-sama membantah adanya aktivitas pembangunan Pangkalan Angkatan Laut Ream di Teluk Thailand. Sumber tak resmi pada pertengahan 2022 menyebut, Cina secara diam-diam tengah membangun fasilitas untuk angkatan lautnya di Kamboja. (more…)
Ibarat tradisi, posisi eksportir persenjataan terbesar di dunia masih kukuh dipegang oleh Amerika Serikat. Sementara seterunya, yakni Rusia berada di posisi kedua terbesar sebagai eksportir persenjataan global. Namun, dinamika yang berlangsung di pasar internasional begitu cepat, pecahnya perang Ukraina sedikit banyak berpotensi untuk menggeser posisi Rusia. (more…)
Seolah tidak menggubris tekanan dari Washington, Uni Emirat Arab (UEA) tetap pada pendirian untuk merangkul Cina sebagai salah satu mitra dan pemasok alutsista untuk negara kaya minyak tersebut. Pada ajang IDEX 2023 di Abu Dhabi (20 – 24 Februari), UEA mengumumkan memberikan kontrak senilai AED902 juta (US$245 juta) untuk pengadaan AR3 multiple rocket/missile launchers produksi Norinco. (more…)
Menyikapai potensi konflik dengan Cina maka akan terkait langsung dengan aspek kekuatan maritim, dan bagi Amerika Serikat dan sekutunya tak bisa mengesampingkan keunggulan sistem senjata pada kapal selam. Seperti pada 24 Februari lalu, Departemen Pertahanan AS telah memberikan dua kontrak untuk mendukung program Torpedo Kelas Berat – Heavyweight Torpedo MK 48 Mod 7. (more…)
Cina pernah membuat dunia geger saat memperlihatkan drone bawah laut (kapal selam tanpa awak) HSU-001, dalam parade militer Hari Nasional Republik Rakyat Cina pada 1 Oktober 2019. Selain spesifikasi HSU-001 yang hingga kini serba misterius, ukuran kapal selam tanpa awak ini terbilang besar di kelasnya. Namun, lain dari HSU-001, Cina kembali memperlihatkan desan kapal selam tanpa awak pada NAVDEX (Naval Defence & Maritime Security Exhibition) 2023 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. (more…)
Cina membuat kejutan dalam dunia persatelitan, lantaran status ruang angkasa adalah zona tanpa kedaulatan suatu negara, maka ada kabar bahwa Cina dalam waktu dekat bakal meluncurkan 13.000 satelit ke orbit rendah Bumi. Yang mana salah satu tujuannya adalah untuk mengalahkan dominasi konstelasi ribuan satelit Starlink milik SpaceX. (more…)
Pilot U-2 melihat ke bawah pada balon Cina. Bayangan pesawatnya bisa dilihat di kain balon.
Bersamaan dengan aktivitas balon mata-mata Cina di ruang udara Amerika Serikat, pesawat intai U-2 Dragon Lady pun telah eksis mengintai keberadaan High Altitude Balloon yang berada di ketinggian stratosfer. Bahkan sebelum F-22 Raptor beraksi dengan rudal AIM-9X Sidewinder, U-2 telah lebih dulu memantau dari ketinggian di atas balon mata-mata itu. (more…)
Sosok helikopter Mi-17 dengan livery biru berlogo Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, lumayan sering terlihat di layar kaca dalam upaya evakuasi atas jatuhnya helikopter NBell-412 SP (Special Performance) Polri yang membawa rombongan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono di kawasan Gunung Kerinci. (more…)
Negara di Asia Tenggara melengkapi Korps Marinirnya dengan rudal jelajah supersonik, rasanya terdengar janggal. Namun, Angkatan Laut Filipina menampilkan ciri khas tersendiri pada elemen Korps Marinir, yakni dengan kelengkapan rudal Brahmos LACM (Land Attack Cruise Missile) atau rudal anti kapal untuk fungsi pertahanan pantai. Ada kabar terbaru, bahwa personel Filipina pengawak Brahmos telah menuntaskan tahapan pelatihan di India. (more…)