
Perang berlarut di Ukraina membawa konsekuensi pada penggunaan alutsista di luar batas. Salah satu yang mendapat perhatian dalam hal ini adalah Self Propelled Howitzer (SPH) CAESAR yang telah digunakan hingga batas maksimal, yang meski membawa kerentanan pada aspek keamanan operasi, tapi juga menjadi kebanggaan bagi pihak manufaktur atas kualitas produknya. (more…)

Kurang dari satu tahun setelah pengiriman batch pertama, Angkatan Udara Belanda dilaporkan telah menuntaskan pengiriman hibah 24 unit jet tempur F-16 Fighting Falcon untuk Ukraina. (more…)

Pergantian pemerintahan di Amerika Serikat telah membawa dampak kurang menguntungkan bagi Ukraina, khususnya setelah Presiden AS Donald Trump punya pandangan dan kebijakan yang berbeda dengan pendahulunya (Joe Biden) atas konflik di Ukraina. Salah satu yang terkena dampak adalah rencana pengiriman Main Battle Tank (MBT) M1A1 Abrams dari Australia. (more…)

Mungkin kedepan bakal lebih sulit untuk melihat foto-foto jet tempur Angkatan Udara Ukraina, khususnya untuk F-16 Fighting Falcon. Pasalnya ada kekhawatiran rahasia F-16 Ukraina yang bocor melalui konten di media sosial. Rahasia F-16 yang dimaksud tak melulu pada tentang perangkat atau persenjataan yang terpasang, tapi lebih dari itu rupanya ada simpul kebocoran informasi yang bisa berakibat fatal. (more…)

Meski perang Rusia vs Ukraina telah berkobar lebih dari tiga tahun, namun ada fakta bahwa Angkatan udara Ukraina masih mampu beroperasi secara penuh, padahal tak sedikit fasilitas pangkalan udara Ukraina yang telah dihancurkan oleh serangan udara Rusia. Meski tak menampik dukungan dari negara tetangga, rupanya ada hal lain yang membuat jet tempur Ukraina masih tetap eksis mengudara dari wilayahnya sendiri. (more…)

Jika ingin mengetahui kinerja alutsista, maka paling ideal adalah melihat kemampuannya di medan perang, bahkan jika memungkinkan memantau penggunaan senjata tersebut sampai batas maksimal. Dan untuk yang satu ini, rupanya TNI AD tidak salah pilih dengan mengakuisisi self propelled howitzer CAESAR 6×6 buatan Perancis, pasalnya alutsista armed ini disebut punya kinerja tempur yang memuaskan. (more…)

Sejak dipamerkan oleh Ramzan Kadyrov, pemimpin sekaligus Panglima Perang Chechnya yang pro Rusia, nama kendaraan bertenga listrik, Tesla Cybertruck, langsung menjadi bahan pembicaraan dunia, terlebih lagi Cybertruck yang dipersenjatai senapan mesin berat digunakan oleh pasukan Rusia untuk bertempur di garis depan. (more…)

Selain disebut ‘boros’ dalam meluncurkan rudal hanud (pertahanan udara) yang berharga mahal, rupanya pasukan Ukraina juga disebut boros dan ‘salah’ doktrin dalam penggunaan rudal anti tank sumbangan Barat. Tak ayal banyak rudal anti tank berikut peluncurnya kini berada dalam kondisi apik di tangan Rusia. Bahkan, media Rusia menyebut stok rudal anti tank FGM-148 Javelin ‘milik’ Rusia lebih banyak dari yang dimiliki Inggris sebagai salah satu negara donatur. (more…)

Perang adalah ‘laboratorium’ uji coba alutsista yang sebenarnya, dan laga di Ukraina adalah wilayah yang memikat untuk maksud tersebut. Terkait penggunaan jenis senjata baru, pihak Ukraina belum lama ini telah mengonfirmasi penggunaan senjata laser untuk mengeliminasi sasara berupa drone milik Rusia. (more…)

Memodifikasi beragam jenis senjata sudah bukan berita baru dalam jagad perang Rusia versus Ukraina. Di segmen rudal hanud (pertahanan udara), nama rudal udara ke udara jarak pendek R-73 telah diadaptasi sebagai rudal hanud. Meski kinerjanya masih perlu diuji lebih lanjut, namun kabar terbaru justru datang dari Inggris. (more…)