Tepis Citra Hollywood, Rusia Resmi Ganti Nama Ranpur BMPT ‘Terminator’ Jadi Spyridon

Produsen otomotif dan militer terkemuka Rusia, Uralvagonzavod (UVZ)—bagian dari korporasi negara Rostec—secara resmi mengumumkan pergantian nama untuk Kendaraan Tempur Pendukung Tank (BMPT) yang selama ini populer dengan julukan “Terminator”. Mulai kini, ranpur pemukul kelas berat tersebut resmi menyandang nama baru, yaitu Spyridon (Spiridon).

Baca juga: Sukses Alih Teknologi dari Rusia, India Resmi Gulirkan MBT T-90 Bhishma Produksi ke-1000

Pihak perusahaan menyatakan bahwa keputusan besar ini diambil bertepatan dengan momentum menyambut hari jadi UVZ yang ke-90 di Nizhny Tagil, serta didasari atas aspirasi langsung dari para pekerja pabrik dan kru kendaraan tempur yang saat ini tengah bertugas di garis depan.

Selama ini, nama “Terminator” melekat kuat pada ranpur BMPT karena asosiasinya dengan karakter robot pembunuh ikonik dari film fiksi ilmiah Amerika Serikat. Melalui perubahan ini, UVZ menegaskan komitmennya untuk menepis pengaruh budaya barat dan mengembalikan identitas alutsista domestik kepada akar sejarah serta nilai spiritual Rusia.

Kebijakan penggantian nama ini juga selaras dengan amandemen undang-undang Rusia yang memperketat perlindungan bahasa nasional dari penggunaan istilah asing secara berlebihan. UVZ menekankan bahwa nama baru ini mengembalikan peralatan militer mereka ke nilai-nilai spiritual Rusia dan kebenaran sejarah, merujuk pada nama-nama para pembela tanah air.

Secara filosofis, nama Spyridon diambil dari figur Santo Spyridon dari Trimython, seorang santo pelindung yang dikenal karena keteguhan iman dan mukjizatnya dalam tradisi Kristen Ortodoks, di mana partikel reliknya juga disimpan di gereja-gereja wilayah Sverdlovsk dekat lokasi pabrik. Selain itu, secara etimologi, Spyridon memiliki arti “kuat”, “tangguh”, dan “andal”, yang dianggap sangat mewakili performa serta peran ranpur tersebut sebagai pelindung tangguh di medan laga. BMPT sendiri merupakan kendaraan tempur unik yang diklaim mampu menggantikan peran satu unit infanteri penuh dan menyelamatkan banyak nyawa tentara.

Sebelum nama Spyridon akhirnya terpilih, UVZ sebenarnya telah membuka kompetisi usulan nama baru sejak tahun 2025 yang menarik perhatian besar dari publik internasional. Kampanye tersebut berhasil menjaring lebih dari 10.000 email yang dikirim dari Rusia serta 20 negara lainnya, termasuk Belarus, Cina, Iran, Serbia, Inggris, hingga Amerika Serikat.

Dari total korespondensi itu, terkumpul sekitar 2.000 opsi nama unik yang bervariasi, mulai dari nama ksatria legendaris Rusia seperti Dobrynya, Bogatyr, dan Evpaty Kolovrat, nama tokoh sejarah seperti Alexander Nevsky dan Dmitry Donskoy, hingga kategori hewan predator seperti Wolverine dan Bear.

Bahkan, muncul pula usulan jenaka dan folkloris dari masyarakat seperti Pomogator, Balda, hingga Khryukostyag yang merujuk pada stasiun radio militer misterius UVB-76. Namun, karena banyak nama favorit yang tidak tersedia untuk registrasi hak kekayaan intelektual, manajemen UVZ akhirnya menjatuhkan pilihan pada Spyridon yang dinilai paling sempurna dalam mengombinasikan nilai spiritual, kepahlawanan rakyat, dan kebenaran sejarah Rusia. Saat ini, aplikasi pendaftaran nama baru tersebut telah resmi diajukan ke Layanan Federal untuk Kekayaan Intelektual Rusia. (Haryo Adjie)

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *