Bisa Tembus Baja 700mm, Saab Resmi Luncurkan Amunisi HEAT 758 untuk Senjata Anti Tank Carl Gustaf

Saab Dynamics secara resmi memperkenalkan amunisi anti-tank terbaru, HEAT 758, dalam sebuah demonstrasi tembakan langsung di Swedia pada 7 Mei 2026. Amunisi kaliber 84 mm ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan besar di medan tempur modern, yaitu Explosive Reactive Armour (ERA) Rusia yang semakin sulit ditembus amunisi standar.
Baca juga: LRAC 89 TNI AD: Roket Anti Tank Penghancur Perkubuan Lawan
Dikembangkan menggunakan bantuan alat pemelajaran mesin (machine learning), Saab melakukan simulasi terhadap 50.000 desain hulu ledak perintis (precursor) guna memastikan efektivitas tembusan terhadap seluruh spektrum ERA Rusia, mulai dari tipe lawas Kontakt-1, Kontakt-5 yang legendaris, hingga sistem proteksi terbaru Relikt yang terpasang pada Main Battle Tank (MBT) T-90M.
Secara teknis, HEAT 758 membawa peningkatan performa yang sangat signifikan dibandingkan pendahulunya, HEAT 751. Jika HEAT 751 memiliki daya tembus sekitar 500 mm, HEAT 758 mampu menembus hingga 700 mm lapisan baja tepat di balik blok ERA.
Rahasianya terletak pada teknologi non-initiating precursor. Tidak seperti hulu ledak tandem biasa yang langsung memicu ledakan ERA, hulu ledak pertama pada HEAT 758 dirancang untuk melubangi pelat baja tanpa langsung meledakkan lapisan eksplosif di dalamnya secara penuh. Hal ini memungkinkan hulu ledak utama yang bermuatan tembaga (copper liner) meluncur beberapa milidetik kemudian untuk menghantam lapisan baja inti tank dengan energi maksimal, meminimalisir efek erosi dari pelat ERA yang bergerak.

Peningkatan lain yang menonjol adalah jangkauan dan akurasi. Dengan bantuan motor roket, HEAT 758 memiliki jarak jangkau efektif hingga 600 meter. Amunisi ini juga telah mengintegrasikan teknologi Saab Firebolt, sebuah sistem komunikasi digital yang secara otomatis mengirimkan data penting, seperti suhu propelan, langsung ke sistem kontrol tembakan (fire control system) pada peluncur Carl Gustaf. Data ini memungkinkan komputer balistik memberikan solusi penembakan yang sangat presisi bagi operator di lapangan. Dalam demonstrasi di hadapan media, amunisi ini terbukti mampu menghantam target tank peninggalan Soviet pada jarak 500 meter dengan akurasi yang mengesankan.

Kehadiran HEAT 758 memberikan lonjakan daya gempur yang signifikan bagi unit infanteri setingkat peleton. Dengan kemampuan melumpuhkan tank-tank modern Rusia hanya dengan satu kali hantam, infanteri kini tidak lagi sepenuhnya bergantung pada aset rudal anti-tank berat yang mahal atau dukungan kavaleri kawan.
Meski baru saja diluncurkan secara resmi oleh Michael Höglund, pimpinan unit Ground Combat Saab, amunisi ini dikonfirmasi sudah memiliki pelanggan pertama. Bagi negara pengguna senjata lawan tank Carl Gustaf M4, HEAT 758 adalah jawaban taktis untuk memastikan pasukan infanteri mereka tetap memiliki peluang menang yang tinggi saat berhadapan langsung dengan monster baja paling canggih sekalipun di medan laga. (Gilang Perdana)
RPG-7: Rahasia Di Balik Kelemahan dan Keunggulan Granat Berpeluncur Roket Terpopuler


